Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Dari Kota Solo, Ribuan Umat Buddha dan Tokoh Lintas Agama Gelar Doa Bersama untuk Bangsa

Tri wahyu Cahyono • Sabtu, 30 September 2023 | 02:44 WIB
Doa bersama untuk bangsa yang digelar Wahana Negara Rahaja Majelis Nichiren Shoshu Buddha Dharma Indonesia di Hotel Alila Solo, Jumat (29/9/2023). (MAULIDA/RADAR SOLO)
Doa bersama untuk bangsa yang digelar Wahana Negara Rahaja Majelis Nichiren Shoshu Buddha Dharma Indonesia di Hotel Alila Solo, Jumat (29/9/2023). (MAULIDA/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM-Ribuan umat Buddha dari seluruh Indonesia berbondong-bondong ke Kota Bengawan menghadiri kegiatan doa bersama untuk bangsa.

Acara bertajuk Wahana Negara Rahaja (WNR) Majelis Nichiren Shoshu Buddha Dharma Indonesia (MNSBDI) itu digelar di Hotel Alila Solo, Jumat (29/9/2023).

Hadir Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, serta tokoh lintas agama.

"Terima kasih Kota Solo dipilih sebagai tuan rumah, luar biasa sekali. Karena Kota Solo dulu pernah punya image jelek sebagai kota intoleran dan dianggap penghasil teroris. Tapi sekarang semua berubah. Warga bebas mengadakan acara keagamaan apapun," beber Gibran.

Menurut Gibran, Kota Solo naik kelas menjadi kota paling toleran nomor 4 se-Indonesia.

"Jangan buru-buru pulang dulu. Silakan jalan-jalan dan belanja di Kota Solo. Karena Solo punya berbagai wisata baru yang bagus," ucapnya.

Ketua Umum Pandita Utama Herwindra Aiko Senosoenoto mengatakan, kegiatan tersebut dihadiri 1.500 umat Buddha.

Sebagai media mengingatkan seluruh umat akan pentingnya rasa cinta tanah air dan membalas budi kepada bangsa. Dengan ikut berperan dalam membangun kehidupan Indonesia ke lebih baik.

"Menjaga tanah air bukan hanya menjaga kekayaan alamnya. Tapi juga menjaga keutuhan dan kesatuan seluruh rakyat Indonesia, demi kemajuan bersama," tegas Aiko.

Kota Solo dipilih sebagai tuan rumah sebab menjadi kota yang berkesan. Bukan hanya karena fasilitas yang mumpuni, kuliner yang spesial, maupun masyarakat yang ramah, tetapi juga karena Kota Solo adalah pusat budaya dengan nilai sejarah yang istimewa.

MNSBDI turut meluncurkan program Taman Belajar Amerta di 200 vihara yang tersebar di Indonesia.

Taman belajar itu guna mendidik anak-anak dan generasi muda agar bisa lebih mandiri pada masa mendatang.

"Maka saya mohon restu kepada semuanya bahwa program ini sebagai upaya pembinaan generasi muda yang menjadi penyokong Indonesia Emas di 2045," ungkap Aiko.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memberikan apresiasi serta berpesan agar seluruh umat beragama tetap menjaga toleransi dan mengedepankan kerukunan.

"Ini merupakan cerminan bahwa dengan suku, bangsa, agama, dan bahasa beragam ini bisa menjadi satu sebagai bangsa Indonesia. Ini yang harus dijaga betul. Jangan sampai goyah akan gangguan," kata Yaqut.

"Saya juga mengapresiasi, MNSBDI bisa menjadi organisasi kegamaan yang peduli terhadap lingkungan dan keluarga. Harapannya, semua organisasi agama juga ikut memperhatikan hal tersebut," pungkas Yaqut. (ul/wa)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#Wahana Negara Rahaja #buddha #Majelis Nichiren Shoshu Buddha Dharma Indonesia #doa bersama