RADARSOLO.COM - Bila Cawapres Gibran Rakabuming Raka tanggapi santai atas munculnya yel-yel hingga spanduk #SoloBukanGibran, lain halnya dengan Tim Kemenangan Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.
Anggota Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran Agus Ryanto memberi penegasan bahwa Solo itu memang Gibran.
Sebab, Gibran adalah wali kota yang berhasil membangun Kota Solo.
“Tak berlebihan jika ada istilah Solo adalah Gibran. Sebab dalam memimpin Kota Solo selama kurang lebih 2 tahun 10 bulan, banyak perubahan yang dilakukan putra sulung Presiden Joko Widodo ini,” ucap dia kepada Radarsolo.com, Rabu (27/12).
Menurut pandangan Agus, ada 17 titik pembangunan di Kota Solo yang manfaatnya banyak dirasakan masyarakat.
“Kalau Solo bukan Gibran, lalu wali kotanya siapa? Yang jelas boleh berbeda pendapat. Tapi bagi kami, Solo adalah Gibran. Siapa yang membangun Solo dari pandemi sampai sekarang ini?” papar Agus.
Agus berani mengklaim, warga Solo telah merasakan dampak positif dari kepemimpinan Gibran.
“Baik pelayanan sosial dasar, UMKM (usaha mikro kecil dan menengah), ekonomi melejit, juga pembangunannya. Solo adalah Gibran,” tandasnya.
TKN Prabowo-Gbran berharap, Kota Solo sebagai rumah Gibran menjadi bagian dari kebanggaan untuk memenangkan Pilpres 2024.
“Track record Mas Gibran di Solo sudah jelas. Kepemimpinannya memberi dampak kepada UMKM. Keberpihakan, membangun Solo yang toleran, ini yang akan kami dorong dan sampaikan kepada masyarakat,” paparnya.
Diketahui, muncul yel-yel Solo Bukan Gibran hingga spanduk #SoloBukanGibran di Kota Solo dalam beberapa waktu terakhir.
Spanduk tersebut saat ini telah diberedel Satpol PP Kota Solo dalam giat penertiban alat peraga kampanye (APK). (atn/fer/ria)
Editor : Syahaamah Fikria