RADARSOLO.COM–Viaduk Gilingan yang tergenang setelah Kota Solo diguyur hujan deras belum lama ini, membawa hikmah.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Solo Nur Basuki makin rajin meninjau viaduk Gilingan yang lokasinya tak jauh dari Masjid Sheikh Zayed. Terutama saat hujan deras.
“Hujan awal tahun kemarin sempat muncul genangan. Saya cek malam hari, ternyata yang jalan hanya pompa air dari kami, Yang satu mati, dan satu lainnya kobong (terbakar),” terang Nur Basuki, Kamis (4/1/2024).
DPUPR Kota Solo juga makin intens berkoordinasi dengan pelaksana proyek agar kejadian serupa tak terulang.
DPUPR Kota Solo siap memberikan bantuan pompa air portable lain jika diperlukan untuk antisipasi saat hujan lebat.
“Saat hujan lebat, air Kali Anyar juga naik. Jadi memang harus dipompa untuk menyedot genangan,” terangnya.
Terpisah, Site Manager Penataan Viaduk Gilingan Niko Herlambang menjelaskan, pekerjaan fisik dilajutkan pada Februari.
Diperkirakan, pada bulan itu, musim hujan sudah terlewati. “Kami harap saat pekerjaan fisik dimulai hujannya tidak seperti sekarang,” kata Niko.
Saat ini, Niko fokus antisipasi genangan di viaduk Gilingan, yakni dengan memaksimalkan empat unit pompa. Dua diantaranya milik DPUPR Kota Solo.
“Dua pompa kami yang rusak juga sudah diperbaiki,” jelasnya. (ves/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono