RADARSOLO.COM – Pasar darurat yang sebelumnya menampung puluhan eks pedagang Pasar Mebel Gilingan diputus suplai listriknya mulai kemarin (10/1).
Ini salah satu upaya mempercepat penempatan pedagang di lokasi baru yang ada di kawasan Mojo, Jebres.
Kepala Dinas Perdagangan (Disdag Kota Solo Heru Sunardi mengungkapkan, pada 4-9 Januari lalu pedagang telah diminta untuk segera menemati lokasi pasar yang baru.
“Mestinya sudah pindah semua pedagangnya, tapi saya belum monitor semuanya. Yang pasti akan mulai kami hentikan fasilitas listrik dan air agar tagihannya tidak memberatkan. Dalam waktu dekat jaringannya akan dicabut PLN,” terang dia kemarin.
Setelah instalasi listrik di dua titik pasar darurat itu selesai dicabut, disdag akan segera melakukan lelang penghapusan aset.
Lokasi pasar darurat berbentuk hangar yang ada di timur Taman Stabelan, Jalan D.I. Pandjaitan akan dibersihkan.
Demikian juga dengan lahan berbentuk hangar lainnya yang ada di lahan selatan dinas pendidikan akan segera dibongkar dengan mekanisme yang sama.
“Akan segera kami lelang untuk penghapusan asetnya. Kalau lahan yang di selatan itu (timur Taman Stabelan) pemiliknya minta cor betonnya dibongkar, akan kami kembalikan ke fungsi aslinya. Begitu juga yang menggunakan lahan dinas pendidikan yang rencananya akan segera dibangun untuk masjid,” beber Heru.
Selanjutnya, direncanakan sejumlah perbaikan selter pedagan kaki lima di beberapa titik menggunakan material bekas yang masih dapat digunakan dari komponen pasar darurat.
“Sebagian dilelang, sebagian akan kami manfaakan untuk rehab selter pedagang,” paparnya. (ves/nik)
Editor : Damianus Bram