Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Densus 88 Sita Metal Detector dari Rumah Terduga Teroris di Pasar Kliwon, Sang Istri Sebut Sering Dibawa saat Piknik

Antonius Christian • Jumat, 26 Januari 2024 | 01:27 WIB
Rumah terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror di Kampung/Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon.
Rumah terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror di Kampung/Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon.

RADARSOLO.COM - Densus 88 Antiteror menggeledah rumah M, terduga teroris di Kampung/Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Kamis (25/1). Usai melakukan penangkapan di hari yang sama.

Penangkapan terhadap terduga teroris M dilakukan Densus 88 Antiteror pada Kamis pagi usai Subuh.

Usai ditangkap, istri M sempat mencari keberadaan suaminya.

Sebab, usai salat Subuh di masjid, M tidak pulang-pulang ke rumah. Di mana yang bersangkutan ternyata telah diamankan Densus 88 Antiteror.

Salah seorang linmas Kampung Mojo, Suprapto, 59, menuturkan, usai penangkapan, Densus 88 Antiteror mendatangi rumah M sekira pukul 09.00 WIB.

"Jadi istrinya dipanggil linmnas kelurahan, sepertinya menjelaskan sesuatu. Setelah itu, polisi datang melakukan pengeledahan," ungkapnya.

Ketua RW setempat, Sulistiyono mengatakan, dia diminta menjadi salah satu saksi saat tim Densus 88 Antiteror melakukan penggeledahan.

Diakui Sulistyono, dia sendiri kurang mengetahui terkait penangkapan M.

"Jadi sekitar jam 07.30, saya bangun karena ditelepon pak bhabinkamtibmas, diminta merapat ke lokasi," ungkapnya.

Saat itu, Sulistyono diminta menunjukkan rumah terduga teroris.

"Sudah saya tunjukkan, tapi waktu itu tidak langsung penggeledahan, tim densus ke Polsek Pasar Kliwon dulu, saya juga ikut. Baru sekitar jam 10.30, kami ke sana lagi," ungkapnya.

Saat mereka tiba dilokasi, ternyata rumah M dalam kondisi tertutup.

Ternyata istri M sedang berada di Taman Kanak-Kanak (TK), tak jauh dari rumahnya.

"(Istri M,Red) Dijemput sama linmas Kelurahan Mojo, setelah istrinya datang baru digeledah," ujarnya.

Setibanya di dalam rumah, tim Densus 88 Antiteror membuka lemari di lantai bawah.

Di sana disita dua bilah pisau sepanjang 20 sentimeter. Selain itu, juda ditemukan golok dan pedang, serta dua buah buku.

"Jadi di tumpukan buku, ada dua buku yang diambil. Tulisannya tauhid atau apa, kurang jelas tadi. Yang jelas, dua buku," katanya.

Kemudian, tim Densus 88 Antiteror masuk ke kamar tidur.

Di sana ditemukan senapan angin serta gotri sebanyak 54 butir.

"Dari pengakuan istri, itu dagangan suaminya. Kemudian naik ke lantai dua, ditemukan busur panah tiga buah. Anak panahanya ada enam, sama sarung anak panahnya," tuturnya.

Saat kembali ke lantai 1, tim juga menemukan metal detector di samping lemari.

Berdasarkan keterangan sang istri, metal detector itu sering dibawa suaminya ketika pergi piknik.

Sulistyono menyebut, total tadi ada 11 barang yang dibawa.

"Terus tadi dari tim densus matur, jika ternyata barang ini tidak ada kaitan dengan kasus yang menejerat Pak M, nanti akan dikembalikan," urainya.

Setelah penggeledahan selesai, Sulistiyono mengatakan jika tim Densus 88 Antiteror mendapat informasi terkait kendaraan roda empat milik terduga pelaku.

Yakni mobil Toyota Avanza dengan warna biru telur bebek.

"Dicek tadi, cuma karena STNK-nya ada, tidak disita. Tadi mau nyita HP, tapi ternyata HP terduga pelaku dan istrinya tertinggal di TK. Saya tidak tahu, apakah diambil atau tidak," katanya.

Adapun penggeledahan rumah M rampung pada siang hari, jelang Dluhur. (atn/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#metal detector #penangkapan #pasar kliwon #Teroris #densus 88 antiteror