Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Gelaran Grebeg Sudiro Tetap Meriah di Tengah Guyuran Hujan

Silvester Kurniawan • Senin, 5 Februari 2024 | 21:34 WIB
BERBAUR: Aksi liong barongsai menyemarakkan kirab Grebeg Sudiro di kawasan Pasar Gede kemarin (4/2).
BERBAUR: Aksi liong barongsai menyemarakkan kirab Grebeg Sudiro di kawasan Pasar Gede kemarin (4/2).

RADARSOLO.COM – Event tahunan Grebeg Sudiro yang dihelat untuk memeriahkan Hari Raya Imlek selalu dinanti.

Maka tak heran meski Kota Solo diguyur hujan sejak siang hingga sore, antusiasme masyarakat untuk untuk hadir dan menyaksikan arak-arakan peserta kirab budaya hingga pembagian kue keranjang tetap tinggi. 

Terbukti kawasan Pasar Gede dipadati masyarakat yang sudah tidak sabar menyaksikan kirab budaya siang itu.

Mereka tampak betah menanti prosesi kirab walau harus bertahan di tengah rintik hujan.

“Kebetulan tahun lalu saya tidak ke sini, makanya tahun ini sengaja datang.,” kata Andreas Purnomo, 20, salah seorang pengunjung.

Meski harus menunggu cukup lama, masyarakat yang tumplek-blek tampak betah sekalipun iring-iringan peserta kirab baru berjalan pada pukul 14.55.

Mereka bertahan di tengah hujan sembari mengabadikan sejumlah momen menarik seperti kostum unik hingga atraksi ciamik dari para peserta kirab.

“Lumayan deras. Tapi tetap ramai. Untung sudah persiapan bawa payung dari rumah. ,” imbuh warga Semanggi, Pasar Kliwon itu.

Selang satu jam kemudian, momen yang ditunggu-tunggu pun tiba. Masyarakat yang rela bertahan di tengah hujan itu akhirnya bisa mengikuti pembagian kue keranjang yang sebelumnya diarak dari sebuah jodang.

Tak perlu menunggu lama, ratusan kue keranjang yang disusun tinggi itu ludes dalam hitungan menit.

“Tidak sempat ikut rebutan yang dari jodangnya, tapi dapat yang dilempar dari atas panggung tadi. Saya dapat dua, rencananya mau saya kukus dan makanya ditambah santan,” beber Siti Rahmawati, salah seorang pengunjung asal Semarang.

Kirab budaya ini merupakan puncak acara dari serangkaian kegiatan yang dihelat dalam pelaksanaan Grebeg Sudiro.

Kirab budaya kali ini dimeriahkan berbegai kelompok masyarakat dari berbagai kelurahan dan umum dengan menampilkan kreativitas dari wilayah masing-masing sebagai bentuk dari semangat plurarisme di Kota Bengawan.

“Tema tahun ini akulturasi dan kebinekaan. Grebeg Sudiro ini wujud interkasi sosial atas keragaman budaya yang ada di Solo,” papar Lily Yowanita.

Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa mengapresiasi antusiasme masyarakat yang rela hujan-hujanan untuk memeriahkan kegiatan tersebut. Dia berharap tahun depan Grebeg Sudiro bisa makin meriah dan semakin baik dalam pelaksanaannya.

Event ini sudah masuk kalender event nasional jadi harus semakin baik dari tahun ke tahun,” ujar Teguh. (ves/bun)

Editor : Damianus Bram
#imlek #kue keranjang #grebeg sudiro #pasar gede