Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Tiket Masuk Taman Balekambang Bakal Mengacu Perda

Maulida Afifa Tri Fahyani • Selasa, 13 Februari 2024 | 04:22 WIB
BERUBAH CANTIK: Taman Balekambang kini memiliki sejumlah fasilitas yang bisa dinikmati pengunjung setelah selesai direvitalisasi.
BERUBAH CANTIK: Taman Balekambang kini memiliki sejumlah fasilitas yang bisa dinikmati pengunjung setelah selesai direvitalisasi.

RADARSOLO.COM – Taman Balekambang bakal menjadi magnet baru pariwisata di Kota Solo.

Berbagai fasilitas penunjang bisa menjadi daya tarik bagi pengunjung untuk menghabiskan waktu di area wisata yang baru selesai direvitalisasi ini.

Sedangkan untuk tiket masuk, masih akan mengacu pada peraturan daerah (perda).

Kepala Dinas Pariwisata Kota Solo Aryo Widyandoko mengatakan, pemkot terus menyerap aspirasi dan masukan dari berbagai mitra kerja pemerintah terkait pengelolaan taman ini ke depan. Sebelum nanti secara resmi dibuka untuk umum.

Terkait kepastian waktu pembukaan, Aryo mengaku masih menunggu serah terima dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Sembari merampungkan pemeriksaan dan perbaikan fasilitas.

"Ini kami masih dalam proses untuk memuaskan keingintahuan warga. Karena belum bisa dibuka untuk umum. Belum ada serah terima, dan secepatnya kami buka," katanya di Balekambang, Senin (12/2/2024).

Aryo menyebut, sekira Rp 160 miliar anggaran telah dihabiskan untuk proyek revitalisasi tersebut.

Untuk pengunjung nanti akan diberlakukan harga tiket masuk sesuai peraturan daerah. Yakni Rp 5 ribu untuk wisatawan domestik dan Rp 25 ribu untuk wisatawan mancanegara.

"Untuk fasilitas, di sini tersedia amphiteater terbuka berkapasitas seribu orang, sky bridge, gastronomi untuk tempat makan, gedung pertunjukan sekitar 400 kursi, pendapa, dan lainnya," tandas Aryo.

Pemkot tetap mempertahankan konsep tradisional di Taman Balekambang. Untuk keseniannya seperti ketoprak atau sendratari Ramayana dan kesenian lain masih tetap diadakan. (ul/bun)

 

Editor : Damianus Bram
#taman balekambang #Wisata di Solo #pariwisata #kota solo