RADARSOLO.COM – Warga asal Banjarsari dikabarkan meninggal, dan diduga karena kencing. Informasi ini menyita perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir.
Setelah dilakukan serangkaian pengecekan mendalam perihal kematian pasien, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Solo memastikan pasien tidak meninggal karena leptospirosis, setelah melalui serangkaian uji laboratorium terhadap pasien.
"Memang sebelumnya ada pasien yang masuk ke salah satu rumah sakit di Solo dengan status suspek leptospirosis, tetapi hasilnya labnya negatif," terang Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Solo Tenny Setyoharini kepada Jawa Pos Radar Solo, Senin (25/3/2024).
Sebelumnya dikabarkan SH, 60, mengalami gejala-gejala, seperti demam tinggi, nyeri otot, mual, hingga muntah. Namun setelah melalui pengecekan mendetail pasien meninggal itu dipastikan negatif leptospirosis.
"Itu sebetulnya salah persepsi saja, ada yang tanya-tanya ke keluarga, kemudian salah persepsi dan akhirnya ditulis di Twitter," tegasnya. (ves/nik)
Editor : Niko auglandy