Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Putri Aria Bima Daftar Bacawawali di Pilkada Lewat PDIP, Ini Harapannya untuk Kota Solo

Antonius Christian • Selasa, 14 Mei 2024 | 02:38 WIB

 

Sukma Putri Maharani mendaftarkan diri sebagai sebagai bakal calon wakil wali Kota Solo melalui PDIP,Minggu (13/5/2024).
Sukma Putri Maharani mendaftarkan diri sebagai sebagai bakal calon wakil wali Kota Solo melalui PDIP,Minggu (13/5/2024).
 

 

RADARSOLO.COM - Sosok perempuan akhirnya mendaftar sebagai bakal calon wakil wali (bacawawali) Kota Solo melalui PDIP. Kemarin pagi (12/5) Sukma Putri Maharani mendaftarkan diri. Dia merupakan putri kedua politisi senior PDIP, Aria Bima.

Iring-iringan budaya mulai dari sosok punakawan hingga reog menyertai pendaftaran yang dilakukan wanita yang akrab dipanggil Riri tersebut. Riri  mendaftar sebagai bacawawali.

"Saya memilih mendaftar sebagai calon wakil wali kota karena saya mengukur pribadi saya juga," paparnya.

Dia mengakui masih cukup muda, terlebih saat mengembangkan diri di dunia politik.

“Meskipun kalau mengenal politik bisa dikatakan dari kecil. Saya sering diajak di acara partai, kemudian kalau bapak ke dapil juga sering diajak. Dari situ, saya mendapat ilmu tentang politik. Apalagi keluarga besar dari PDIP juga, jadi nilai-nilainya sudah ditanamkan sejak kecil," paparnya

Sebagai trah Mangkunegaran, tentu salah satu program yang akan diusungnya adalah membuat Solo menjadi kota modern, namun tidak meninggalkan nilai-nilai budaya.

"Digitalisasi tentu tidak bisa kami tolak, zaman juga terus berkembang. Namun bagaimana kita menyelaraskannya," ujarnya.

"Jadi harapan saya kedepan, Solo ini bisa menjadi kota yang berkemang pesat. Dari sisi digitalisasi dan teknologinya, namun mulai kultur di Kota Solo tetap bisa dipertahankan," Imbuh Riri.

Sebagai calon pemimpin dari kaum Hawa juga menjadi kebanggaan sebagai dirinya. Sebab selama ini, para pemimpin di Kota Bengawan semuanya laki-laki. "Menurut saya, mau laki-laki, atau perempuan sama saja. Asalkan bisa memajukan kotanya, ketika dipercaya oleh masyarakat nantinya," ujar Riri.

Selain ingin memajukan Kota Solo, salah satu hal yang membuatnya ingin maju pada Pilkada Solo juga karena pesan sang eyang.

"Jadi waktu eyang masih sugeng, selalu pesan untuk saya pulang ke Solo, mulih neng Solo. Tujuannya untuk membangun Solo agar lebih besar lagi," ujarnya.

Dia juga mengakui rutin mengajak teman-teman daerah yang saat ini tengah merantau untuk pulang ke kampung halamannya. Tujuannya tentu untuk ikut membangun kota ini agar bisa lebih maju.

"Tentunya pulang untuk memberikan manfaat lebih untuk kampung halamannya. Siapa tahu yang sudah belajar di luar negeri atau belajar di kota lain itu bisa bermanfaat melalui jalur politik," pungkas Riri.

Berkas Riri saat mengajukan diri sebagai bacawawali, diterima langsung berkasnya anggota tim penjaringan bakal cawali-cawawali DPC PDIP Solo Muchus Budi Rahayu.

Riri merupakan pendaftar resmi ke-10 yang menyerahkan formulir pendaftaran. Untuk posisi cawawali Solo, Riri pendaftar ketujuh yang sudah menyerahkan berkas pendaftaran.

"Kami menyambut baik dan mengapresiasi langkah Riri mendaftarkan diri sebagai bakal cawawali Solo. Selain dia masih ada beberapa tokoh yang sudah berkomunikasi dengan kami untuk mendaftar," ucap Muchus. (atn/nik)

 

 

 

Editor : Niko auglandy
#aria bima #pilkada #cawawali