Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Ini Langkah Pemkot Solo Perkuat Branding sebagai Kota Sport City

Silvester Kurniawan • Senin, 3 Juni 2024 | 05:24 WIB

 

Ketum PSSI Erick Thohir bersama Giovanni Vincenzo Infantino saksikan Piala U-17 di Stadion Manahan 2023 lalu.
Ketum PSSI Erick Thohir bersama Giovanni Vincenzo Infantino saksikan Piala U-17 di Stadion Manahan 2023 lalu.

RADARSOLO.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo makin serius menggarap sektor sport tourism. Ke depan, pembangunan berbagai venue olah raga kelas wahid terus dilakukan. Termasuk menggeret event-event olahraga kelas internasional ke Kota Bengawan bakal semakin gencar.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Solo Gatot Sutatanto mengungkapkan, pemkot tengah berupaya untuk menguatkan status Solo Sport City atau kota olah raga. Ini dilakukan guna optimalisasi potensi di Kota Bengawan dengan berbagai sektor.

“Kalau mengandalkan kota perdagangan, kota wisata, pengunjung pasti lama kelamaan akan jenuh. Makanya harus dikembangkan kota olahraga itu,” terang Gatot, Minggu (2/6).

Gatot melihat berbagai event olahraga makin ramai diselenggarakan di Solo. Baik event yang dihelat oleh swasta maupun event-event resmi yang dihelat pemerintah.

Mulai dari yang bertaraf lokal, nasional, hingga internasional. Ini memberikan peluang perputaran ekonomi yang besar jika persiapan menuju Solo Sport City itu bisa dikemas lebih baik.

“Lihat saja misalnya event sepak bola. Itu sekali gelaran perputaran uangnya sudah luar biasa. Apalagi kalau itu tingkat internasional, selama pengunjung tinggal di Solo maka perputaran uang akan semakin besar,” hemat Gatot.

Selain mengupayakan berbagai event-event olahraga besar dihelat di Solo, pemkot terus berupaya memaksimalkan infrastruktur keolahragaan yang mumpuni. Tahun ini misalnya. Ada pembenahan sejumlah venue olahraga seperti melanjutkan pembangunan GOR Indoor Manahan dan kolam renang Tirtomoyo.

Selanjutnya tahun depan pemkot juga mengusulkan revitalisasi Velodrome Manahan. Hal ini sudah diusulkan ke Pemprov Jateng pada Rembug Pembangunan Jawa Tengah 2024 akhir pekan lalu.

“Saat ini fasilitas olahraga kami arahkan ke standar internasional. Stadion Manahan dan lapangan pendampingnya sudah. Tahun ini seperti GOR Indoor dilanjutkan. Ke depan juga berbagai venue lainnya kami arahkan agar berstandar internasional. Makanya itu kebutuhan anggarannya juga besar karena spesifikasinya mengikuti standarisasi internasional,” papar Gatot.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka membenarkan adanya sejumlah venue-venue keolahragaan yang terus dibenahi oleh pemerintah.

Salah satu yang diusulkan di 2025 adalah perbaikan Velodrome Manahan. Hal itu berkaitan dengan branding Solo sebagai kota olahraga di masa depan.

“Ini tentang bagaimana kita ke depan mem-branding Solo sebagai kota olah raga. Kalau sepakbola perkembangannya sudah sangat pesat. Kita sudah dipercaya oleh FIFA. Nah ke depan kita pengin juga merevitalisasi tempat-tempat olahraga yang lainnya,” tegas Gibran. (ves/bun)

 

Editor : Kabun Triyatno
#olahraga #event #branding #sport tourism #Solo Sport City #gibran rakabuming raka