RADARSOLO.COM – Dugaan suap mewarni konfercab pemilihan ketua PCNU Kota Solo.
Modusnya adalah dengan membagikan bingkisan berupa tas yang berisi uang Rp 5 juta.
Tas tersebut dibagikan oleh H kepada Majelis Wakil Cabang (MWC) selaku pemilik suara dalam konfercab PCNU Kota Solo.
Yang membagikan tas berisi uang disebut adalah H.M. Mashuri, calon incumbent yang akan diusung kembali pada Konfercab PCNU Kota Solo.
Dugaan suap itu diungkap oleh Ketua Satgas Tim Penjaga Marwah NU Solo Muhammad Burhanudin Hilal Adnan alias Gus Burhan.
Menanggapi tudingan tersebut, Ketua PCNU Kota Solo H.M. Mashuri angkat bicara.
Mashuri menegaskan, tidak ada hal yang perlu ditanggapi.
Sebab agenda konfercab PCNU Kota Solo yang dipimpin langsung oleh PBNU dan PWNU sudah selesai.
"Kalau ada prasangka, atau tuduhan tidak jelas, ya kami tidak akan tanggapi. Wong itu hanya prasangka," ujarnya, Kamis (6/6/2024).
Diungkapkan Mashuri, dirinya dipilih sebagai ketua PCNU Kota Solo sudah sesuai aturan yang berlaku.
Saat ini, Mashuri lebih memilih fokus menyusun kepengurusan PCNU Kota Solo untuk 5 tahun ke depan.
"Sepertinya pihak sana (tim Gus Burhan) sudah mengirimkan surat ke PB (PBNU). Ya sudah ditunggu saja,” terang Mashuri.
“Saya siap kalau dipanggil pusat. Kalau ada permasalahan semua keputusan ada di PBNU," pungkasnya. (atn/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono