Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

FAUNA: Uniknya Chinese High fin, Ikan Primitif Yang Harganya Menguras Kantong

Silvester Kurniawan • Rabu, 18 September 2024 | 18:34 WIB
Ikan Chinese High Fin yang dijual di Pasar Depok, Kota Solo.
Ikan Chinese High Fin yang dijual di Pasar Depok, Kota Solo.

RADARSOLO.COM - Berbagai jenis varian ikan hias membuat para penghobi ikan memiliki pilihan yang beragam untuk melengkapi koleksi ikan yang ada di rumahnya masing-masing. Salah satu yang cocok jadi pertimbangan adalah Chinese High Fin yang keberadaan cukup jarang di pasaran, sehingga memiliki kesan prestigious saat dipelihara.

Jika dilihat sekilas, ikan yang satu ini sama sekali sulit dipadupadankan dengan deretan ikan hias yang ada banyak dipasaran saat ini. Begitu juga jika dipadupadankan dengan ragam ikan hias asli Indonesia.

Hal ini disebabkan karena bentuknya yang cukup asing dan asal muasal si ikan yang konon disebut sebagai ikan primitif ini.

“Yang saya tahu aslinya memang dari China, tapi kalau baca-baca di internet spesifik dari Sungai Yang Tse. Ini salah satu ikan primitif dari keluarga Cyprinidae (golongan ikan mas jika di Indonesia, Red),” papar Hana, salah seorang penjual ikan hias di Pasar Depok, Solo.

Sekalipun berkerabat dengan Ikan Mas, Chinese High Fin merupakan ikan yang cocok untuk dijadikan ikan hias baik untuk penghobi aquascape atau hanya sekadar dipelihara dengan berbagai jenis ikan hias lainnya. Hal ini terletak pada keunikan fisiknya dengan sirip atas yang tinggi dan bentuknya yang sama sekali tidak ada mirip-miripnya dengan ikan hias di Indonesia.

“Ini golongan ikan arus bawah atau dasar (ikan yang berenang di dasar aquarium. Jadi pakannya harus yang pakan tenggelam. Kalau untuk aquascape atau dijadikan satu dengan jenis ikan hias lainnya ini cocok untuk menggantikan ikan sapu-sapu karena akan membersihkan sisa pakan yang jatuh di dasar aquarium,” jelasnya.

Selain cocok untuk aquascape saat masih berukuran kecil, ikan yang satu ini juga cocok dijadikan satu dengan deretan ikan predator menimbang ukurannya bisa tumbuh besar sampai 40 kilogram di alam liar atau separuhnya jika dipelihara di dalam aquarium.

Oleh sebab itu ikan jenis ini jadi pilihan tepat dijadikan satu dengan ikan hias ukuran kecil saat masih baby maupun disatukan dengan barisan ikan predator saat sudah berusia adult.

Yang perlu disiapkan jika ingin memboyong ikan yang satu ini adalah dana yang cukup karena harga ikan hias yang satu ini cukup menguras kantong. Di pasaran ikan hias, ukuran sejempol orang dewasa saja harganya sudah hampir Rp 200 ribuan. Nilai jualnya pun bakal bertambah mahal seiring bertambah besar ukurannya.

“Yang disini harganya sekitar Rp 175 ribu, tergantung ukurannya. Memang agak mahal karena budi dayanya agak sulit, dan ini masih belum banyak dipasaran,” tutur Hana. (ves/nik)

Editor : Niko auglandy
#ikan