RADARSOLO.COM- Mudrick Sangidu, inisiator Mega Bintang telah berpulang, Minggu (19/1/2025).
Namun, semangat Mudrick dalam mengawal jalannya pemerintahan, bakal tetap menjadi motivasi generasi penerus.
Bukan tanpa alasan Mudrick menginisiasi berdirinya Mega Bintang sekitar tahun 1997.
Kala itu, rezim Orde Baru masih berkuasa.
Mudrick kemudian menggalang Mega Bintang yang merupakan gabungan simpatisan pendukung Megawati Soekarnoputri dan PDI Perjuangan serta simpatisan PPP.
Sebuah gerakan politik yang sempat menggetarkan rezim Orde Baru.
Tahun lalu, radarsolo.com menemui Mudrick di kediamannya di Ndalem Kartopuran No. 14, Kelurahan Jayengan, Kecamatan Serengan, Solo.
Meskipun kondisi kesehatannya kurang fit, Mudrick tetap semangat menjawab pertanyaan radarsolo.com.
Salah satunya menyinggung tentang Mega Bintang.
”Jadi, Mega itu diambil dari Pro-Mega, sedangkan Bintang simbol dari PPP,” terang Mudrick kala itu.
“Makanya lambangnya juga kombinasi dari merah dan hijau. Lahirnya Mega Bintang juga atas seizin Bu Mega,” imbuhnya.
Gerakan yang dilakukan ketika itu, lanjut Mudrick, merupakan gerakan people power (kekuatan rakyat) karena tekanan dari pemerintah saat itu luar biasa.
Baca Juga: Tiang Penerangan Jalan Umum di Jalur Solo-Selo-Borobudur yang Ditabrak Pemotor Ternyata Tak Bertuan
”Yang kami lakukan ketika itu menjadi fenomena nasional,” ungkapnya. (atn/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono