Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Bengawan Solo Siaga Kuning, Pintu dan Pompa Air Siaga 24 Jam

Silvester Kurniawan • Jumat, 24 Januari 2025 | 19:54 WIB
JADI TONTONAN: Derasnya arus Sungai Bengawan Solo menarik perhatian warga untuk melihat dari tanggul di Kampung Beton, Kelurahan Sewu, Kecamatan Jebres, kemarin (23/1).
JADI TONTONAN: Derasnya arus Sungai Bengawan Solo menarik perhatian warga untuk melihat dari tanggul di Kampung Beton, Kelurahan Sewu, Kecamatan Jebres, kemarin (23/1).

RADARSOLO.COM – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir, membuat debit air Sungai Bengawan Solo tinggi.

Kabar terbaru, Bengawan Solo masih siaga kuning sejak Rabu-Kamis (22-23/1/2025). Mengantisipasi potensi banjir, seluruh pintu air dan rumah pompa di Kota Solo siaga 24 jam.

Saat Sungai Bengawan Solo siaga kuning, biasanya dibarengi fenomena air peres (nyaris meluap). Ini sering terlihat dari tanggul di Kampung Beton, Kelurahan Sewu, Jebres.

Pantauan Jawa Pos Radar Solo, Kamis pagi (23/1/2024), halte perahu di Kampung Beton nyaris tenggelam.

Kendati demikian, air sungai Bengawan Solo belum sampai masuk ke permukiman warga di bantaran.

“Beberapa kali debit air Sungai Bengawan Solo sempat naik. Misalnya di Kampung Sewu, sempat siaga kuning sampai pagi tadi (kemarin). Tapi untuk hunian di bantaran sungai, dari Kampung Sewu, Sangkrah, hingga Mojo masih aman,” ungkap Ketua Tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) Kampung Sewu Budi Utomo.

Selama debit air Bengawan Solo tinggi, Budi itens berkoordinasi dengan sejumlah relawan. Terutama relawan yang tinggal di sepanjang aliran sungai.

Termasuk komunikasi dengan sejumlah penjaga pintu air. Sehingga informasi yang disampaikan ke warga bantaran sungai lebih cepat.

“Banyak relawan Sibat di masing-masing keluarahan dan intens berkomunikasi. Begitu juga relawan sungai lainnya. Penjaga pintu-pintu air juga. Sejauh ini paling tingi siaga kuning. Tapi mayoritas hunian masih aman,” imbuh Budi yang juga Ketua Forum Jogo Kali Bengawan ini.

Berdasarkan informasi cuaca ekstrem yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Tengah, potensi cuaca ekstrem dengan intensitas hujan sedang hingga lebat masih akan terjadi. Terutama hingga Sabtu besok (25/1/2025).

Maka seluruh sarana dan prasarana pintu air, termasuk rumah pompa di sepanjang aliran Bengawan Solo standby 24 jam.

“Beberapa hari ini sempat siaga hijau dan siaga kuning. Kebetulan di pintu air Jurug ini lumayan tinggi. Jadi beberapa cm dari siaga kuning, pintu air baru ditutup, Nanti kalau masuk siaga merah, pompa baru diaktifkan,” ungkap petugas pintu air Jurug Joko Widodo alias Toyib.

Toyib menambahkan, seluruh penjaga pintu air rutin melaporkan kondisi terkini Sungai Bengawan Solo. Jika debit air siaga hijau, dilaporkan tiap 2 jam sekali.

“Kalau siaga kuning laporannya tiap 1 jam sekali. Tujuannya agar penjaga pintu air di titik lainnya bisa saling memantau. Jadi sudah bersiap dan siaga jika diperlukan,” beber Toyib. (ves/fer)

Editor : Damianus Bram
#pompa air #bengawan solo #Debit Air Sungai #solo #hujan deras #kampung beton