Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Viral Wali Kota Solo Dikepruk Harga saat Borong Dagangan Pedagang Telur Gulung di Grebeg Sudiro, Tenanan Rp 800 Ribu?

Syahaamah Fikria • Selasa, 28 Januari 2025 | 02:23 WIB
Tangkapan pedagang telur gulung saat tawarkan dagangan ke Wali Kota Solo Teguh Prakosa di acara Grebeg Sudiro.
Tangkapan pedagang telur gulung saat tawarkan dagangan ke Wali Kota Solo Teguh Prakosa di acara Grebeg Sudiro.

RADARSOLO.COM - Sebuah video yang mempelihatkan Wali Kota Solo Teguh Prakosa memborong dagangan telur gulung dari seorang pedagang seharga Rp 800 ribu saat acara Grebeg Sudiro, viral di media sosial.

Banyak netizen yang menyorot pedagang telur gulung tersebut.
Mereka menilai pedagang tersebut ngepruk harga ke Wali Kota Solo dengan menyebut harga tak wajar.

Dalam video viral yang beredar, salah satunya dibagikan akun Instagram @mlampahsolo, terlihat seorang pedagang telur gulung yang menawarkan telur gulung yang ditaruhnya di dalam cup dan ditata di satu nampan.

"Ndan, diborong ya, ndan," kata si pedagang menawarkan dagangan telur gulung kepada Wali Kota Solo Teguh Prakosa.

Seketika, warga yang berada di bawah panggung langusng menyerbu dagangan telur gulung tersebut hingga ludes.

Usai ludes, tampak pedagang mendapatkan bayaran dari utusan Wali Kota Solo.

Namun, kemudian pedagang tersebut menyebut harga seluruh dagangannya sebesar Rp 800 ribu.

"Semuanya Rp 800 ribu," kata pedagang itu.

Sontak, harga itu pun membuat banyak orang kaget dan tak percaya. Termasuk para MC yang sedari awal memandu acara dan bercanda dengan warga di bawah panggung.

"Rp 800 ribu? Tenanan opo ora kuwi," tanya Whawin Lawra, seniman Solo yang jadi salah satu MC tersebut.

"Iki 80 biji bos, itung dulu boas, iki tak tumpuk-tumpuk, ora ngapusi yo," jawab si pedagang.

"7 x 4 jadi 28," ucap sang MC.

Namun, pedagang tersebut tetap kekeh jika dagangannya sebanyak 80 biji.

"Satu cup Rp 10 ribu, itu kan tak tumpuk," ucap pedagang yang langsung disambut respons tak percaya dari warga penonton Grebeg Sudiro.

"Ora enek 80 iku (tidak sampai 80 itu jumlahnya," celoteh sejumlah orang di bawah panggung.

Video pedagang telur gulung di Grebeg Sudiro itu pun langsung menuai reaksi dari netizen.

Sebagian netizen penasaran dan tak percaya dengan jumlah telur gulung yang dijual.

Tak sedikit pula yang ikut merasa kesal dengan tindakan pedagang telur gulung yang dinilai ngepruk harga.

"Mak’e Emosi," komen sang MC Whawin Lawra lewat akun Instagram-nya @whawinlawra_sinden.

"Sak larik 6 cup x 4 baris = 24 cup , sing nduwur paling mung 10-16 cup akeh2 40 cup sak bakul kwi. iso2 ne 800rb," komen @viant****.

"Bar Iki bapake viral Mergo ngitunge gabrulll... Pak bakul sing benerrr," kata @sabrina_cute****.

"di kei ati malah ngrogoh rempelo bakule....jik ngodel odel usus sisan...," komen @ragil****.

"Cermin wong Endonesa, AJI MUMPUNG, "Delapan puluh biji" masuk akal. Tp yen 80 cup yo ngoyoworo," tulis so****

Kemeriahan Grebeg Sudiro

Sementara itu, acara Grebeg Sudiro merupakan perayaan grebeg yang menggabungkan budaya Jawa dan Tionghoa di kawasan Sudiroprajan, Jebres, Solo.

Tahun ini, acara yang dilaksanakan menjelang Imlek itu berlangsung 16 hingga 31 Januari 2025.

Puncak acara Grebeg Sudiro adalah karnaval budaya dan pembagian 4.000 kue keranjang yang digelar di sekitar Pasar Gede Solo, Minggu (26/1/2025). (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#viral #pedagang telur gulung #wali kota solo #video #Teguh Prakosa #Ngepruk Harga