Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Silatnas Gema Desa ke-17 di Solo: Soroti Perhatian Pemerintah terhadap UMKM yang Dielu-elukan Jadi Penopang Ekonomi Nasional

Antonius Christian • Minggu, 2 Februari 2025 | 17:04 WIB
Penampilan tari kolosal puncak Silaturahmi Nasional Hari Jadi ke-17 Gerakan Membangun Desa di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (1/2/2025) malam.
Penampilan tari kolosal puncak Silaturahmi Nasional Hari Jadi ke-17 Gerakan Membangun Desa di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (1/2/2025) malam.

RADARSOLO.COM-Puncak Silaturahmi Nasional (Silatnas) Hari Jadi ke-17 Gerakan Membangun (Gema) Desa berlangsung meriah di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (1/2/2025) malam.

Ribuan eks kepala desa (kades) dari 23 provinsi di tanah air tampak memenuhi stadion kebanggaan masyarakat Solo ini.

Acara yang digelar selama dua hari sejak Jumat (31/1) ini mengusung tema “Gemah Ripah Loh Jinawi” dan menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan.

Mulai dari forum diskusi, pameran UMKM desa, hingga penampilan artis papan atas.

Pantauan radarsolo.com, closing ceremony dibuka dengan tari kolosal.

Dilanjutkan penampilan dari Citra Scholastika, Elizabeth Sudira, hingga Sabyan.

Acara ini dihadiri Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria.

Silatnas Gema Desa juga menghadirkan pameran UMKM dari 66 desa di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Tujuannya adalah untuk memajukan perekonomian desa melalui pengembangan UMKM, baik dari sisi produksi, distribusi, hingga pemasaran.

Ketua Gema Desa Sobari menyoroti peran penting UMKM sebagai penggerak ekonomi desa.

Menurutnya, pelatihan UMKM masih minim, harga bahan baku tidak stabil, serta jalur distribusi yang terbatas.

"Selama ini UMKM desa butuh perhatian lebih agar bisa bersaing. Jika ada dukungan dari pemerintah, pengentasan kemiskinan desa akan lebih mudah," ujar Sobari.

Baca Juga: Tidak Hanya Jadwal Perjalanan, Kecepatan KRL Solo-Yogya juga Bertambah: Seberapa Cepatkah?

Ia berharap Silatnas Gema Desa menjadi momentum untuk menyampaikan langsung kebutuhan desa kepada pemerintah.

Termasuk stabilisasi harga bahan baku, penguatan pemasaran, serta kreativitas produk desa.

Ketua Panitia Hari Jadi Gema Desa ke-17 Waryoto menegaskan, UMKM adalah pilar utama perekonomian nasional.

Ia berharap pemerintah lebih serius dalam memberdayakan UMKM desa sebagai bagian dari program prioritas Presiden Prabowo.

"UMKM sudah menjadi fokus utama Presiden Prabowo. Bahkan, sudah ada Kementerian Koperasi dan UKM yang menangani pengembangannya," jelasnya.

Selain itu, Waryoto juga mengajak pemerintah lebih aktif turun ke desa dan berdialog langsung dengan masyarakat untuk memahami kondisi riil di lapangan.

"Kami berharap pemerintah mendengar aspirasi dari bawah, agar UMKM desa bisa berkembang lebih maju," pungkasnya. (atn/wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#umkm #kota solo #silatnas #gema desa