Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

20 Persen Dana Desa untuk Biayai Makan Bergizi Gratis, Ini Penjelasan Wamendes PDT

Antonius Christian • Minggu, 2 Februari 2025 | 18:24 WIB
Pengolahan dan Penyajian Makan Bergizi Gratis di Gedung Badan Gizi Nasional Solo
Pengolahan dan Penyajian Makan Bergizi Gratis di Gedung Badan Gizi Nasional Solo

RADARSOLO.COM-Demi menunjang Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) berencana mengalokasikan minimal 20 persen dari dana desa untuk program tersebut.

Hal ini disampaikan Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria usai menghadiri acara Silatnas Gema Desa di Stadion Manahan, Sabtu (1/2/2025) malam.

"Dari dana desa yang ada saat ini, minimal 20 persen akan dialokasikan untuk mendukung program ketahanan pangan, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG),” ujar Riza.

Dia merujuk pada Keputusan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kepmendes PDT) Nomor 3 Tahun 2025, yang mengatur bahwa dana desa minimal 20 persen harus digunakan untuk ketahanan pangan dan swasembada desa.

Menurut Riza, MBG tidak hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga menyiapkan generasi penerus dengan daya pikir yang lebih tajam.

Dengan gizi yang cukup sejak kecil, anak-anak desa dapat berkembang optimal secara fisik dan intelektual.

Selain itu, program ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Pasalnya, bahan pangan untuk MBG akan disuplai langsung dari desa, sehingga membuka peluang bagi petani, peternak, dan UMKM desa.

"Bapak-ibu petani, peternak, dan UMKM desa akan semakin berkembang dengan adanya MBG. Ini akan menciptakan lapangan kerja baru serta memperkuat ekonomi lokal," jelasnya.

Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan agar seluruh bahan pangan untuk MBG dipasok dari desa-desa.

Untuk itu, BUMDes di seluruh Indonesia diminta bersiap mengambil peran dalam rantai pasok kebutuhan MBG.

Baca Juga: Kongres PDI Perjuangan 2025 Akan Digelar di Kota Solo, Yuk Intip Persiapannya

Riza pun optimistis bahwa dengan adanya MBG, pertumbuhan ekonomi desa bisa meningkat hingga tujuh kali lipat.

Putaran uang dari jual beli bahan pokok untuk MBG akan mempercepat perputaran ekonomi desa, yang ujungnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami harapkan seluruh desa bersiap menyambut program ini dan menjadi subjek utama dalam pembangunan desa," pungkasnya. (atn/wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#Dana Desa #Mbg #Makan Bergizi Gratis #Wamendes PDTT