Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Kampung Todipan Rutin Kebanjiran, Drainase Jalan KH Samanhudi Dibongkar? Ini Kata Wali Kota Solo

Silvester Kurniawan • Jumat, 11 April 2025 | 21:08 WIB
Wali Kota Solo Respati Ardi saat mengunjungi Kampung Todipan, Purwosari, Jumat (11/4/2025).
Wali Kota Solo Respati Ardi saat mengunjungi Kampung Todipan, Purwosari, Jumat (11/4/2025).

RADARSOLO.COM - Drainase tertutup bangunan di sepanjang Jl KH Samanhudi bakal dibongkar. 

Hal ini dilakukan sebagai salah satu bentuk penanganan banjir yang rutin terjadi di Kampung Todipan Purwosari. 

Ditemui usai meninjau warga terdampak banjir di Kampung Todipan, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Wali Kota Solo Respati Ardi memastikan akan mengambil langkah cepat untuk penanganannya banjir yang rutin terjadi di wilayah setempat saat hujan lebat berlangsung.

Dari hasil komunikasi dengan warga itu, pihaknya menduga ada aliran air yang tidak lancar yang membuat warga Kampung Todipan rutin kebanjiran. Solusinya adalah normalisasi drainase di sepanjang Jalan KH Samanhudi. 

"Kita akan cek seluruh PBG (Persetujuan Bangunan Gedung) dan SLF (Sertifikat Laik Fungsi) nya di jalan KH Samanhudi ini. Tadi waktu meninjau di wilayah Todipan Purwosari, posisi di sana Kemang lebih rendah dan bangunan di atasnya sini kan menjadi hambatan arus dan pendangkalan," terang dia, Jumat (11/4/2025).

Dengan pertimbangan tersebut,  upaya normalisasi saluran drainase yang ada di sepanjang Jl KH Samanhudi itu akan ditindaklanjuti dengan pembongkaran drainase di kawasan sekitar.

Ini penting dilalukan mengingat saluran drainase di sepanjang kawasan itu mayoritas tertutup bangunan sehingga sulit untuk dibersihkan dari sedimentasi yang ada. 

"Jadi nanti akan kita keruk. Tapi kita lihat dulu PBG dan SLF nya dulu. Nanti saya akan koordinasi dengan DPUPR juga. Akan dibongkar? Kalau peraturannya begitu ya akan kita bongkar. Makanya akan kita cek dulu izin-nya dulu. Sementara ini analisis itu dulu, nanti kita tindaklanjuti dengan kajian teknis," kata Wali Kota menyikapi banjir rutin yang terjadi di Kampung Todipan Kelurahan Purwosari dan beberapa titik di wilayah Kelurahan Bumi, Kecamatan Laweyan itu. 

Ketua LPMK Kecamatan Laweyan, Totok Edy Nyarto mengungkapkan fenomena banjir yang dikeluhkan warga itu sejatinya sudah diusulkan dalam musrenbangkel hingga musrenbangcam sejak beberapa tahun lalu.

Hanya saja hingga saat ini belum ada tindakan yang berpengaruh untuk mengurangi banjir di kawasan itu.

Meskipun pada beberapa tahun lalu pemerintah kota sudah melakukan pengerukan sedimentasi di sungai kecil yang ada di wilayah Kampung Todipan Purwosari itu.

"Aliran sungai yang di Jl KH Samanhudi ini lebih tinggi dari yang di Kampung Todipan, jadi kalau disini tidak lancar airnya akan kembali ke wilayah Todipan. Aturannya kan di atas drainase kan juga tidak boleh, karena ada bangunan tidak bisa dibersihkan dan terjadi pendangkalan. Usulan dari warga aliran di hilir (Jl KH Samanhudi) diperbaiki nanti di sana (Todipan) mengikuti. Jadi kalau kemarau nanti tidak ada perbaikan ya akan sama saja," ucap Totok. (ves)

Editor : Damianus Bram
#drainase #Wali Kota Solo Respati Ardi #Jalan KH Samanhudi #banjir #Purwosari #todipan