RADARSOLO.COM – Keluhan masyarakat atas banyaknya jalan berlubang akhirnya direspon Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.
Sedikitnya ada lima ruas jalan yang dalam dua hingga tiga bulan kedepan disasar perbaikan.
Kepala Dinas Pekerjaam Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Solo Nur Basuki membenarkan adanya lima ruas jalan yang akan diperbaiki dalam waktu dekat.
Kelima ruas jalan tersebut seperti pekerjaan lanjutan ruas Jalan Profesor Soeharso (Jajar), perbaikan Jalan Bengawan Solo (Semanggi), lanjutan perbaikan Jalan Sumbing IV (Mojosongo), perbaikan Jalan Abdulrahman Saleh (Ketelan), dan perbaikan Jalan R.E. Martadinata (Warung Pelem).
Saat ini sebagian dari kelima proyek itu ada yang sudah berjalan, sementara sisanya pengerjaannya menunggu proses lelang tuntas.
“Prof Soeharso, Bengawan Solo, dan Sumbing IV sudah jalan, kemudian Jalan RE Martadinata dan Abdurahman Saleh baru akan jalan,” terang dia, Jumat (11/4).
Berdasarkan laman lpsesurakarta.go.id, pekerjaan konstruksi di Jalan Prof Soeharso itu dikerjakan dengan APBD senilai Rp 5,8 miliar, kemudian untuk pekerjaan konstruksi di Jalan Bengawan Solo digarap dengan anggaran Rp 1 miliar.
Selanjutnya untuk Jalan Sumbing IV dikerjakan dengan anggaran Rp 1 miliar. Lalu untuk pekerjaan Jalan Abdulrahman Saleh Rp 2 miliar, dan Jalan RE Martadinata dikerjakan dengan anggaran Rp 3,3 miliar.
DPUPR Kota Solo memastikan kelima ruas jalan yang digarap itu rampung dalam 2-3 bulan kedepan.
“Rata-rata pekerjaannya selesai dalam 60-90 hari kerja karena hanya pekerjaan kecil. Misalnya di Jalan Bengawan Solo (Semanggi) dan Jalan Sumbing IV (Mojosongo) itu hanya overlay (penambahan lapisan aspal, Red). Yang agak besar itu cuma yang di Jalan Prof Soeharso (Jajar),” ucap dia.
Perbaikan lima ruas jalan ini menjadi jawaban konkret Pemkot Solo atas keluhan warga terkait lubang jalan yang selama ini hanya ditangani dengan metode tambal sulam atau program Sapu Lobang.
Wali Kota Solo Respati Ardi, mengimbau masyarakat untuk bersabar atas potensi gangguan lalu lintas selama pekerjaan berlangsung. Ia memastikan seluruh proses tetap sesuai jadwal.
“Kami sudah umumkan seluruh proses lelangnya, termasuk melalui media sosial. Di akun Instagram DPUPR Kota Surakarta, masyarakat bisa memantau progresnya. Semua masih on schedule,” kata Wali Kota Respati. (ves)
Editor : Damianus Bram