RADARSOLO.COM - Intensitas hujan akhir-akhir ini masih tinggi. Mengantisipasi banjir, Pemerintah Kelurahan Pajang inisiatif membendung sampah kiriman dari luar kota. Tepatnya yang mengalir di bawah Jembatan Kleco.
Pantauan Jawa Pos Radar Solo, Sabtu sore (21/6), sejumlah relawan dari Kelurahan Pajang membersihkan tumpukan sampah di bawah Jembatan Kleco.
Sampah tersebut sebelumnya dibendung dengan jaring penghambat selama 4-5 hari.
Giat ini akan dilakukan secara berkala, untuk mengurangi sampah kiriman.
“Rencananya sepekan sekali kami bersihkan. Jadi biar sampahnya tidak masuk ke Solo, disaring dulu di titik ini,” kata Kasi Pemerintahan, Ketentraman, dan Ketertiban Umum Kelurahan Pajang Agus Daryanto.
Agus berharap giat ini rutin digelar untuk mengurai sampah yang masuk ke aliran sungai di dalam kota. Terutama Sungai Brojo dan Sungai Jenes, yang sering mendapat sampah kiriman dari Kabupaten Sukoharjo dan Boyolali.
“Ini masih musim hujan. Jadi, kegiatan ini juga untuk mengurangi risiko banjir di Kelurahan Pajang,” bebernya.
Dengan membendung sampah di bawah Jembatan Kleco, akan lebih mudah memonitor kondisi sungai di wilayah setempat.
Artinya, jika ke depan masih ditemukan sampah, peer (pekerjaan rumah) selanjutnya adalah membenahi perilaku masyarakat.
“Sebenarnya ini juga untuk mengedukasi masyarakat. Dengan pemasangan jaring seperti ini, tidak ada sampah yang masuk ke aliran sungai,” sambung Babinkamtibmas Kelurahan Pajang Aiptu Slamet Widodo. (ves/nik)
Editor : Niko auglandy