Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Gedung Baru GUPDI Diresmikan, Jadi Simbol Toleransi Yang Indah di Kota Solo

Silvester Kurniawan • Jumat, 1 Agustus 2025 | 00:46 WIB
BERSINERGI: Wali Kota Solo Respati Ardi hadiri peresmian gedung baru Gereja Utusan Pantekosta Di Indonesia (GUPDI) Karangasem, Banjarsari, Kamis (31/7/2025).
BERSINERGI: Wali Kota Solo Respati Ardi hadiri peresmian gedung baru Gereja Utusan Pantekosta Di Indonesia (GUPDI) Karangasem, Banjarsari, Kamis (31/7/2025).

 

 

RADARSOLO.COM – Wali Kota Solo Respati Ardi meresmikan gedung baru Gereja Utusan Pantekosta Di Indonesia (GUPDI) Karangasem, Banjarsari, Kamis (31/7/2025).

“Atas nama Pemkot Solo, saya mengucapkan apresiasi sebesar-besarnya atas pembangunan gereja. Saya meyakini bangunan ini lahir dari semangat gotong royong, iman yang teguh, dan dedikasi yang luar biasa dalam mewujudkan tempat ibadah,” ungkapnya dalam sambutannya.

Respati menegaskan Pemkot Solo mendukung penuh tumbuh kembang kehidupan beragama yang harmonis toleran dan seimbang.

Menurutnya Kota Solo telah menjadi rumah bersama dengan latar belakang yang berbeda namun dapat hidup berdampingan dalam semangat kebhinekaan.

Dia berharap bangunan gereja yang baru itu dapat menumbuhkan nilai kasih, persaudaraan, dan damai sejahtera yang mempererat hubungan antar warga serta berkontribusi positif dalam membangun karakter masyarakat Kota Solo.

“Indonesia tidak sedang diserang dalam rangka peperangan senjata, tetapi kita sedang diserang dalam hal kerukunan umat beragama. Awasi anak-anak kita, awasi sekitar kita agar jiwa patriotisme terus tumbuh dan menghindarkan dari kebencian antar golongan,” ucap wali Kota.

Merespons hal tersebut, politisi PSI sekaligus anggota DPRD Kota Solo Herson Rikumau yang hadir dalam peresmian ini mendukung penuh semangat Respati dalam menegakkan semangat toleransi dan kebinekaan

“Ada yang bilang Solo itu kota intoleran, saya pikir malah Solo sangat toleran seperti yang disampaikan wali kota. Sebagai contoh GUPDI ini saja, gereja ini berhadap-hadapan dengan boarding school (untuk santri pria) MAN 1. Saat jemaat gereja melakukan kegiatan keagamaan mereka diizinkan untuk memakai lahan di sekolah yang basis keagamaannya muslim ini. Dan mengapresiasi semangat yang sama, akhirnya jalan di tengah-tengah gereja dan asrama sekolah Islam ini diberi nama Jalan Toleransi oleh warga setempat,” beber Herson. (ves/nik)

 

 

Editor : Niko auglandy
#gereja #Banjarsari #meresmikan gedung baru #Respati