RADARSOLO.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaku usaha mikro. Sebanyak 100 gerobak kayu dibagikan kepada UMKM binaan melalui program bantuan alat produksi dari UMKM Center Kota Solo.
Gerobak tersebut berasal dari bantuan pihak ketiga, dengan nilai total mencapai Rp 120 juta. Bantuan ini bukan berupa uang tunai, melainkan berupa alat produksi yang dapat langsung dimanfaatkan pelaku usaha.
Wali Kota Solo Respatia Ardi mengatakan, pemberian bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap penguatan ekonomi kerakyatan.
“UMKM Center tidak memberikan bantuan uang tunai. Kita berikan alat produksi agar pelaku UMKM tumbuh dari proses usaha yang produktif,” ujar wali kota saat penyerahan bantuan, Kamis (7/8/2025).
Penerima bantuan adalah para pelaku UMKM binaan UMKM Center yang telah melalui proses seleksi dan verifikasi ketat. Salah satunya adalah Veronica, pelaku usaha kuliner mie, yang mengaku bersyukur atas bantuan tersebut.
“Sebelumnya saya hanya melayani pesanan dari rumah. Setelah menerima gerobak ini, saya bisa membuka lapak dan melayani makan di tempat,” ungkapnya.
Gerobak bantuan ini dinilai dapat mendorong peningkatan omzet dan kemandirian pelaku usaha. Selain itu, bantuan non-tunai dinilai lebih tepat guna dan berkelanjutan bagi pengembangan usaha.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kota Solo Wahyu Kristina menegaskan, program ini merupakan bagian dari strategi mendorong UMKM naik kelas.
“Ini adalah bentuk bantuan modal dari UMKM Center. Bantuannya berupa gerobak, bukan uang. Penerima sudah diseleksi dan diverifikasi,” tandasnya.
Dengan langkah ini, Pemkot Solo berharap pelaku UMKM mampu berkembang secara mandiri dan turut menopang pertumbuhan ekonomi kota. (ves/bun)
Editor : Kabun Triyatno