RADARSOLO.COM - Kecelakaan maut terjadi di simpang Bundaran Joglo, Jalan Kolonel Sugiyono, kemarin siang (21/8). Seorang gadis bernama L, 20, warga Tanon, Kabupaten Sragen meregang nyawa di lokasi kejadian setelah motor Honda Beat putih dengan nopol AD 6181 OD yang dikendarainya terlibat kecelakaan dengan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) bernopol AD 7015 UO.
Insiden itu terjadi sekira pukul 12.00-13.00. Saat kejadian, korban bersama sepeda motornya melaju dari arah utara ke selatan, searah dengan bus AKAP. Namun, nahas menimpa L setelah diduga kehilangan keseimbangan.
Motor yang dikendarainya terjatuh, tubuh korban terpental ke arah kanan, sementara sepeda motornya roboh ke kiri. Pada saat bersamaan, kepala korban terlindas ban belakang bus hingga tewas di tempat.
Kasubnit 2 Gakkum Satlantas Polresta Solo Ipda Yuli Nurus Yuni menjelaskan, penyelidikan masih dilakukan untuk memastikan penyebab kecelakaan tersebut.
“Untuk sementara, antara sepeda motor Beat dengan bus sama-sama berjalan dari arah utara ke selatan. Setibanya di TKP, pengendara kendaraan jatuh ke kanan, sedangkan kendaraannya jatuh ke kiri, sehingga korban terkena kepala dan meninggal dunia,” ujarnya.
Menurut Yuli, pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian. Dia belum dapat memastikan apakah korban terjatuh karena terpeleset, tersenggol, atau kemungkinan lain, seperti kelelahan maupun mengantuk.
“Kami akan dalami lebih lanjut. Kami akan cari saksi yang benar-benar mengetahui kejadian sesungguhnya,” tambahnya.
Laporan kecelakaan tersebut pertama kali diterima aparat sekira pukul 12.00 lebih, mendekati pukul 13.00.
Tak lama setelah mendapat informasi, petugas Satlantas Polresta Solo langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD dr. Moewardi Solo untuk dilakukan visum dan pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan, baik motor maupun bus, saat ini diamankan polisi.
“Untuk sementara, kendaraan masih kami amankan, termasuk pengemudi bus juga sudah kami mintai keterangan. Semua kami proses sesuai prosedur,” tegas Yuli.
Peristiwa kecelakaan di simpang Bundaran Joglo ini sempat menyita perhatian warga sekitar. Arus lalu lintas sempat tersendat karena lokasi kejadian merupakan jalur padat kendaraan.
Polisi kemudian mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan berkepanjangan. (atn/nik)
Editor : Niko auglandy