RADARSOLO.COM - Galeri Seni Rupa Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) Solo ramai oleh pameran karya siswa salah satu SLB di Kota Solo, Senin (25/8/2025).
Kegiatan dibuka dengan launching buku hasil karya siswa, dilanjutkan dengan tur melihat beragam karya seni yang dipamerkan.
Suasana meriah, terutama dengan kehadiran siswa dari berbagai sekolah yang antusias mendokumentasikan karya-karya menarik.
Wilis Palupi, wakil kepala sekolah sekaligus leader proyek, menjelaskan bahwa karya-karya ini merupakan bagian dari proses pembelajaran siswa.
“Mereka menggambar ini sebagai media pembelajaran, baik untuk bahasa ekspresif maupun reseptif,” ujarnya.
Pameran menampilkan beragam karya, mulai lukis digital, akrilik, sulam, batik, ecoprint, hingga kerajinan pin dari limbah kertas. Sekolah juga menghadirkan unit usaha “Karyaku” yang memungkinkan karya siswa bertemu langsung dengan kolektor.
Selain buku yang disusun selama hampir dua tahun, karya yang dipamerkan kaya ide dan variasi. Siswa menampilkan karya yang lahir dari proses pembelajaran kreatif yang menekankan kolaborasi.
Hasilnya, setiap karya tidak hanya bernilai seni, tetapi juga membawa pesan dan kebanggaan bagi siswa.
Seluruh siswa dari kelas 7 hingga kelas 9 terlibat sesuai kapasitas dan tema yang diberikan.
Siswa kelas 9 berfokus pada proyek penulisan buku, sementara kelas 7 dan 8 aktif menghasilkan karya seni rupa.
Keterlibatan menyeluruh ini diharapkan menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus pengalaman berharga dalam berkarya bersama.
Menurut Wilis, pameran dan buku menjadi kebanggaan luar biasa bagi siswa.
“Begitu mereka melihat bukunya ada fotonya, ada kebanggaan luar biasa yang mereka rasakan,” katanya.
Salah seorang siswa, Agung, mengaku terkesan dengan karya yang ditampilkan.
“Gambarnya bagus, cantik, ya unik,” ujarnya.
Pameran ini diharapkan membuka ruang positif yang lebih luas agar anak-anak terus termotivasi berkarya. (san/nik)
Editor : Niko auglandy