RADARSOLO.COM- Dinas Pendidikan (Disdik) Solo membenarkan adanya sejumlah pekerjaan fisik rehabilitasi bangunan sekolah mengalami keterlambatan.
Rehabilitasi di empat sekolah harus dilakukan percepatan agar tidak molor.
Kepala Disdik Solo Dwi Ariyatno menjelaskan, rehabilitasi yang jadi perhatian yakni di SMPN 4 Solo, SMPN 7 Solo, SMPN 12 Solo, dan SD Madyotaman Solo.
Pelaksana proyek di empat sekolah itu telah ditegur Pemkot Solo.
Disdik Solo meminta dilakukan percepatan rehabilitasi dan peningkatan deviasi meskipun belum sesuai yang diharapkan.
“Kita minta lakukan percepatan entah dengan lembur atau tambah pekerja agar tidak perlu perpanjangan waktu," terang Dwi.
"Ini sudah saya titipkan ke konsultan pengawas untuk melakukan monitoring di lapangan. Kalau sekolah lainnya hanya rehabilitasi bangunan kecil,” imbuh dia.
Diketahui, lambatnya rehabilitasi empat sekolah menjadi perhatian Walikota Respati Ardi dan Sekretaris Daerah Solo Budi Murtono, serta komisi IV DPRD Solo.
Ketua Komisi IV DPRD Solo Sugeng Riyanto mengatakan, keterlambatan rehabilitasi sekolah karena ada persoalan teknis yang terhubung dengan instansi lain.
Misalnya di SMPN 11berkaitan dengan instalasi jaringan dari PLN.
"Tetapi prinsipnya begini, komisi IV meminta dinas pendidikan harus tegas dalam sisi kualitas dan waktu pengerjaan. Jangan sampai molor karena sudah kita warning jauh-jauh hari dan pemkot harus tegas kalau sampai ada yang molor,” pungkasnya. (ves)
Editor : Tri wahyu Cahyono