RADARSOLO.COM – DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pelaku usaha kuliner lokal sekaligus menenangkan masyarakat setelah sempat muncul keresahan terkait isu kehalalan makanan di Kota Solo.
Sabtu (8/11), Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Solo Teguh Prakosa secara khusus berkunjung ke warung Bakso Remaja Gading.
Dalam kunjungan tersebut, Teguh tidak hanya menikmati bakso seperti biasanya, tetapi juga ingin memastikan langsung kepada masyarakat bahwa kuliner legendaris itu aman dan halal.
“Saya sering makan di sini, sudah sejak lama. Hari ini kami datang bersama jajaran partai untuk meyakinkan masyarakat luas bahwa Bakso Remaja Gading aman dikonsumsi. Berdasarkan hasil uji laboratorium, tidak ditemukan bahan-bahan nonhalal,” tegasnya.
Menurut Teguh, peristiwa viral yang sempat menimpa Bakso Remaja Gading menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak.
Dia menilai bahwa komunikasi dan koordinasi lintas sektor penting untuk menjaga stabilitas dan kepercayaan publik.
“Kami minta semua OPD bekerja secara proporsional, objektif, dan jangan tergesa-gesa dalam menyikapi isu yang belum tentu benar. Di sisi lain, para pelaku usaha kuliner juga harus betul-betul menjaga kepercayaan masyarakat dengan menjaga kebersihan, kualitas, dan transparansi bahan baku,” ujarnya.
Lebih lanjut, Teguh menyoroti pentingnya sertifikat halal bagi setiap produk makanan, terutama di Kota Solo yang dikenal sebagai destinasi wisata kuliner.
Ia menyadari bahwa pengurusan sertifikat halal kerap tidak mudah dan membutuhkan biaya yang cukup besar—hal yang menjadi kendala bagi pelaku usaha.
“Kalau dilihat dari sisi manfaatnya, sertifikat halal ini sangat penting. Dengan memiliki sertifikat halal, pelanggan akan lebih yakin dan tidak waswas. Karena itu, saya mendorong agar pelaku usaha kecil bisa difasilitasi untuk mendapatkan sertifikasi halal secara gratis,” tutur mantan Wali Kota Solo tersebut.
Baca Juga: Keraton Gelar Tahlilan Tujuh Hari Wafatnya Pakubuwono XIII, Suasana Khidmat dan Penuh Doa
Sebagai bentuk dukungan nyata, Teguh menegaskan bahwa DPC PDI Perjuangan akan mendorong kebijakan daerah untuk menanggung biaya sertifikasi halal bagi UMKM.
Pihaknya berjanji akan bahas dalam rapat DPC dan menginstruksikan Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kota Solo untuk mengalokasikan anggaran di APBD guna membantu pembiayaan sertifikat halal gratis.
"PDIP juga siap mendampingi para pelaku UMKM mulai dari pengajuan hingga proses mendapatkan sertifikat tersebut,” tambahnya.
Selain aspek regulasi, Teguh juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan pelaku usaha untuk memperkuat citra Solo sebagai kota kuliner yang aman, halal, dan terjangkau.
“Jangan ada yang dirugikan, jangan ada yang resah. Masyarakat tidak perlu khawatir, kuliner di Kota Solo tetap aman, lezat, dan murah. Kami mengundang masyarakat dari luar kota untuk datang, berwisata, dan menikmati kuliner khas Solo yang selalu istimewa,” tandasnya. (atn/nik)
Editor : Niko auglandy