Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Penobatan KGPH Purbaya Jadi PB XIV Digelar Tertutup Sabtu Besok, Puncak Acara di Siti Inggil Keraton Surakarta

Silvester Kurniawan • Sabtu, 15 November 2025 | 00:57 WIB
Putri tertuan PB XIII, GKR Timoer Rumbay didampingi saudaranya jumpa pers persiapan jumenengan PB XIV. (M Ihsan/Radar Solo)
Putri tertuan PB XIII, GKR Timoer Rumbay didampingi saudaranya jumpa pers persiapan jumenengan PB XIV. (M Ihsan/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Prosesi Hajad Dalem Jumenengan Dalem Nata Binayangkare (penobatan raja baru) SISKS Paku Buwono (PB) XIV dengan calon KGPH Purbaya dijadwalkan berlangsung hari ini, Sabtu (15/11), di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Acara inti penobatan akan dilaksanakan secara tertutup, namun puncaknya akan menampilkan pembacaan sumpah raja di Siti Inggil.

GKR Timoer Rumbay Kusuma Dewayani, putri tertua almarhum PB XIII, dalam jumpa pers Jumat (14/11) siang, mengungkapkan bahwa rangkaian pengukuhan raja akan dimulai di dalam keraton sekitar pukul 10.00 WIB. Acara ini hanya diikuti oleh internal keraton dan para tamu undangan.

Baca Juga: Wali Kota Pastikan Pemkot Solo Fasilitasi Jumenengan, Sikapi Dinamika Keraton dengan Hati-Hati

Pihak penyelenggara mengklaim bahwa KGPH Purbaya sudah dapat disebut sebagai penerus takhta sejak melakukan ikrar "nglungsur keprabon" di depan jenazah PB XIII.

"Penyebutan Pakubuwono XIV itu sudah disebut saat KGPH Purbaya berikrar sebagai PB XIV di depan jenazah PB XIII. Istilahnya adalah nglungsur keprabon. Jadi sejak itu sudah bisa disebut sebagai penerus PB XIII dan tidak ada kekosongan kepemimpinan di keraton," kata Gusti Timoer.

Satu jam setelah prosesi internal di Dalem Ageng, KGPH Purboyo yang telah dikukuhkan sebagai SISKS Pakubuwono XIV akan berjalan menuju Siti Inggil Utara untuk Upacara Keprabon Dalem.

Di Siti Inggil, sosok raja baru akan dikenalkan kepada masyarakat luas melalui pembacaan Sumpah dan Sabda Raja yang akan ditandai dengan dibunyikannya Gamelan Munggel. KGPH Adipati Dipokusumo (Gusti Dipo), adik mendiang PB XIII, menjelaskan bahwa Siti Inggil merupakan lokasi utama pengukuhan atau "ungkapan pengukuhan" raja baru.

Baca Juga: Geger Dua Raja Keraton Solo, Putra Mahkota Gusti Purbaya vs KGPH Hangabehi: Siapa Pakubuwono XIV yang Sah?

Usai pembacaan sumpah dan sabda raja, kegiatan akan dilanjutkan dengan Kirab Ageng. Kirab tersebut akan diikuti oleh banyak peserta, termasuk abdi dalem, sentana dalem, keluarga, kerabat, dan berbagai pihak undangan.

SISKS Pakubuwono XIV akan mengikuti kirab dari atas Kereta Kencana Garuda Kencono. Rute yang akan dilalui kirab ini sama seperti rute yang digunakan untuk Kirab Malam Satu Suro.

Gusti Timoer memastikan rangkaian acara Jumenengan telah dipersiapkan dengan merujuk pada prosesi raja-raja terdahulu, mulai dari PB X hingga PB XIII, disesuaikan dengan kebutuhan masa kini. (ves)

 

Editor : Kabun Triyatno
#pb xiv #Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat #KGPH Purbaya #penobatan