RADARSOLO.COM – “Memiliki jenjang pendidikan tinggi dan kaya pengalaman berpolitik” itu langsung bisa terbaca dari susunan pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Solo periode 2026-2031 yang baru saja dilantik.
Di bawah komando Aria Bima, partai berlambang banteng moncong putih ini tampil dengan wajah lebih intelektual dan profesional untuk mengawal kebijakan di Kota Bengawan.
Berdasarkan data yang dihimpun, PDI Perjuangan seolah memberikan jawaban konkret atas tudingan miring terkait kualitas SDM partai.
Tercatat, dari 21 punggawa yang mengantongi SK resmi dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, mayoritas merupakan lulusan perguruan tinggi dengan rekam jejak akademik yang mentereng.
Statistik SDM Unggul: Jawaban Atas Tudingan Miring
Persentase pendidikan tinggi di tubuh DPC PDIP Solo saat ini jauh melampaui rata-rata nasional. Berikut adalah rincian profil pendidikannya:
- Pendidikan Tinggi: 86 persen pengurus struktural mencantumkan gelar pendidikan tinggi. Hanya 3 dari 21 orang yang tidak mencantumkan gelar.
- Pascasarjana: 43 persen di antaranya telah menempuh jenjang S2 (Magister).
- Perbandingan Nasional: Angka 86 persen ini sangat kontras jika dibandingkan dengan statistik warga Indonesia berpendidikan tinggi yang hanya berada di kisaran 10 persen.
Langkah ini dinilai sebagai strategi "Reformasi Gradual" untuk memastikan kebijakan partai diambil berdasarkan analisis yang matang dan kaya pengalaman.
Komposisi Wajah Baru dan Keterwakilan Perempuan
Selain faktor pendidikan, reformasi internal terlihat dari masuknya banyak nama baru dan penguatan peran perempuan dalam struktur partai:
1. Reformasi Struktural: Sebanyak 57 persen atau 13 orang merupakan wajah baru di DPC, sementara 8 lainnya adalah pengurus lama.
2. Keterwakilan Perempuan: Mencapai 43 persen (9 dari 21 personel), di mana lebih dari separuhnya (55%) adalah pendatang baru yang menyegarkan mesin partai.
3. Jam Terbang Politik: Sebanyak 16 pengurus pernah bertarung sebagai caleg, dan 9 orang merupakan petugas partai yang saat ini duduk di kursi legislatif.
4. Rangkul Semua Sisi: 9 orang belum pernah menjadi pengurus struktural (tapi pernah di badan/sayap dan PAC).
Struktur Inti DPC PDIP Solo 2025–2030
Berikut adalah jajaran jabatan strategis yang akan menjadi motor penggerak PDIP Solo:
Ketua DPC: Aria Bima
Sekretaris: Rheo Yuliana Fernandez
Bendahara: Bambang Nugroho (Bambang Gage)
Wasekbid Internal: Budi Rahayu
Wasekbid Program: Ernie Setiawati
Wakil Bendahara: Restia Tenda Arsiwidiawati
Daftar Lengkap Wakil Ketua Bidang (Wakabid)
Untuk mendukung kerja teknis, PDIP Solo membagi tugas ke dalam beberapa bidang spesifik:
- Wakabid Pemerintahan, Otonomi Daerah, Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi: Roro Indradi Sarwo Indah
- Wakabid Politik dan Reformasi Sistem Hukum Nasional: Joni Sofyan Erwandi
- Wakabid Perekonomian, Kebudayaan dan Pendidikan: Sagita Puspita Wiranata
- Wakabid Kehormatan: YF Sukasno
- Wakabid Pemenangan Pemilu Legislatif dan Eksekutif: Budi Prasetyo
- Wakabid Kaderisasi dan Ideologi: Roy Saputra
- Wakabid Keanggotaan, Organisasi dan Sumber Daya: Ahmad Akbar
- Wakabid Penanggulangan Bencana, Kesehatan, Perempuan dan Anak: Ana Budiarti
- Wakabid Industri, Perdagangan, BUMN, Investasi, Koperasi dan UMKM: Sri Rahmani
- Wakabid Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial: Ekya Sih Hananto
- Wakabid Pariwisata, Pemuda dan Olahraga: Tanu Kiswanto
- Wakabid Keagamaan dan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa: Sarah Dwi Indayanti
- Wakabid Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital: Monique Dian Ayu
- Wakabid Pertanian, Pangan, Kehutanan, Lingkungan Hidup, dan Kelautan Perikanan: Ety Isworo
- Wakabid Hukum dan Advokasi: Suharsono.