Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Lupa Matikan Kompor, Ruko di Jebres Solo Terbakar Ditinggal Ambil Jemuran, Api Kompor Hanguskan Dapur Ruko

Antonius Christian • Rabu, 7 Januari 2026 | 12:49 WIB
Kebakaran melanda sebuah ruko di Jalan RE Martadinata Nomor 170, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Jebres, Surakarta, Selasa (6/1) malam.
Kebakaran melanda sebuah ruko di Jalan RE Martadinata Nomor 170, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Jebres, Surakarta, Selasa (6/1) malam.

RADARSOLO.COM — Kebakaran melanda sebuah ruko di Jalan RE Martadinata Nomor 170, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Jebres, Solo, Selasa (6/1) malam.

Insiden tersebut diduga kuat dipicu kelalaian pemilik ruko yang lupa mematikan api kompor saat memasak.

Kapolsek Jebres Kompol Murtiyoko menjelaskan, peristiwa bermula ketika pemilik ruko menyalakan kompor di dapur untuk memasak.

Setelah itu, yang bersangkutan naik ke lantai atas ruko untuk mengambil jemuran.

“Pemilik ruko meninggalkan dapur dalam kondisi kompor masih menyala. Selang beberapa menit, yang bersangkutan melihat kepulan asap dari lantai bawah dan langsung teringat bahwa api kompor belum dimatikan,” jelas Murtiyoko saat dikonfirmasi, Rabu (7/1) pagi.

Mengetahui adanya asap tebal, pemilik ruko segera turun ke lantai bawah. Namun, api sudah terlanjur membesar dan membakar sejumlah perabotan dapur sehingga tidak memungkinkan untuk dipadamkan secara mandiri.

“Api sudah cukup besar dan membakar peralatan memasak di dapur. Pemilik ruko kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran serta meminta bantuan warga sekitar,” imbuhnya.

Tak berselang lama, dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi kejadian.

Petugas damkar langsung melakukan upaya pemadaman dan pendinginan guna mencegah api merembet ke bagian bangunan lain maupun ruko di sekitarnya.

“Sekitar 10 hingga 15 menit setelah laporan diterima, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Api berhasil dipadamkan dan situasi dapat dikendalikan,” terang kapolsek.

Murtiyoko memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Api hanya menghanguskan perabotan dapur dan tidak menyebabkan kerusakan struktural pada bangunan ruko.

“Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Kerusakan hanya terjadi pada perabotan dapur. Untuk kerugian materiil masih dalam pendataan dan belum bisa dipastikan nilainya,” ujarnya.

Kapolsek menambahkan, pihak kepolisian telah melakukan pendataan saksi-saksi serta berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran untuk memastikan penyebab kebakaran.

“Dugaan sementara kebakaran terjadi akibat kelalaian pemilik ruko yang lupa mematikan api kompor. Namun demikian, kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan memastikan kondisi aman sebelum meninggalkan rumah,” tegas Murtiyoko.

Dia juga mengingatkan pentingnya pengawasan penggunaan peralatan rumah tangga, terutama kompor dan sumber api lainnya, guna mencegah kejadian serupa terulang.

“Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak lengah saat memasak. Pastikan kompor dalam kondisi mati sebelum meninggalkan dapur, sekecil apa pun aktivitasnya,” pungkasnya. (atn/nik)

 

 



Editor : Niko auglandy
#korban jiwa #api #kebakaran #solo #pemadaman