RADARSOLO.COM–Sekretariat DPRD Kota Solo terus mematangkan rencana besar pembangunan gedung kantor baru sebagai upaya meningkatkan kinerja lembaga legislatif.
Sekretaris DPRD Kota Solo Kinkin Sultanul Hakim menjelaskan, saat ini proyek strategis tersebut tengah memasuki tahap penguatan basic design dan penentuan lokasi tapak bangunan melalui koordinasi intensif lintas instansi.
Pembangunan yang telah dirancang sejak akhir 2025 ini mendapatkan respons positif dari walikota dan ketua DPRD Solo karena dinilai mampu merepresentasikan karakter kuat Kota Solo.
Sinergi Lintas Instansi Demi Ketepatan Teknis
Selain itu, Kinkin menjelaskan, telah digelar rapat koordinasi melibatkan berbagai pihak strategis.
Mulai dari BPBPK Provinsi Jawa Tengah, Dinas PUPR Kota Solo, PT PP (Persero) Tbk, hingga PT Agrinas Pangan Nusantara.
Sinergi ini diperlukan untuk memastikan aspek teknis dan administratif berjalan beriringan tanpa hambatan regulasi.
"Kami membahas detail mulai dari pemenuhan data peil banjir, pengaturan garis sempadan bangunan (GSB), hingga penyesuaian luas tata letak. Koordinasi ini akan kami lakukan secara rutin, bahkan setiap bulan, guna memastikan setiap tahapan terkawal dengan baik," jelas Kinkin.
Desain Fasad Simbol Representasi Rakyat Solo
Tidak hanya mengutamakan fungsi, gedung baru ini dirancang sebagai representasi budaya.
Desain facade gedung akan mengusung ornamen bermotif khas Solo yang kental akan nilai sejarah dan seni.
Penggunaan motif khas Solo pada eksterior bangunan bertujuan memperkuat citra DPRD sebagai lembaga yang dekat dengan rakyat dan menjunjung kearifan lokal.
Baca Juga: Revitalisasi Gedung Sasana Manggala Sukowati Sragen Ditarget Rampung Akhir Januari
Gedung dirancang untuk menunjang kebutuhan kerja Sekretariat yang semakin kompleks namun tetap memiliki estetika visual yang mencerminkan karakter Kota Surakarta.
Target Penyelesaian Mei 2026
Dengan perencanaan yang matang, pembangunan gedung Sekretariat DPRD Kota Solo ditargetkan rampung pada akhir Mei 2026.
Kinkin optimis, gedung baru ini nantinya tidak hanya menjadi tempat kerja yang nyaman bagi aparatur, tetapi juga menjadi kebanggaan masyarakat Solo.
"Gedung ini tidak hanya harus fungsional untuk menunjang kinerja kelembagaan, tetapi juga wajib mencerminkan karakter dan budaya kita sendiri," tandasnya. (atn)
Editor : Tri wahyu Cahyono