Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Satu Tahun Kepemimpinan Respati-Astrid: Optimalkan Program Asta Cita Solo hingga Fokus Perangi Sampah

Silvester Kurniawan • Selasa, 24 Februari 2026 | 14:01 WIB

Pengelolaan sampah di TPA Putri Cempo terus digenjot agar optimal. (M  Ihsan/Radar Solo)
Pengelolaan sampah di TPA Putri Cempo terus digenjot agar optimal. (M Ihsan/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Menandai satu tahun masa kepemimpinannya, Wali Kota Solo Respati Ardi dan Wakil Wali Kota Astrid Widayani terus bekerja keras untuk merealisasikan visi misinya melaui Asta Cita Surakarta. Selain itu, penanganan sampah juga menjadi prioritas utama. Pasangan ini mendeklarasikan "Perang Melawan Sampah" guna mengatasi kondisi TPA Putri Cempo yang telah melebihi kapasitas (overload).

Usai kembali dari ibadah umrah, agenda perdana Respati langsung diisi dengan peninjauan lapangan di TPA Putri Cempo. Ia menginstruksikan pengerahan alat berat untuk memastikan alur bongkar muat sampah berjalan lancar, sekaligus menyerukan strategi pengelolaan sampah berbasis hulu-hilir.

"Saya berharap pengelolaan sampah dilakukan dari dua sisi. Hilirnya menjadi tanggung jawab UPTD di DLH, namun hulunya adalah tanggung jawab kita semua sebagai masyarakat," tegas Respati Ardi saat meninjau lokasi, Senin (23/2).

Respati menekankan bahwa beban TPA Putri Cempo tidak akan pernah berkurang tanpa intervensi aktif di tingkat rumah tangga dan pelaku usaha. Ia mengajak warga mulai memilah sampah organik dan sisa makanan di tingkat RT/RW hingga kecamatan.

Selain mengurangi volume sampah, pemilahan di tingkat hulu dinilai memiliki nilai ekonomis melalui proses daur ulang. Langkah ini sekaligus menjadi implementasi dari arahan Presiden Prabowo Subianto terkait program "Indonesia ASRI" (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

"Presiden menyampaikan dalam rakornas bahwa negara sedang perang melawan sampah. Solo harus menjadi garda terdepan dalam menjalankan perintah tersebut," tambahnya.

Meski fokus pada masalah lingkungan, duet Respati-Astrid memastikan program strategis dalam "Asta Cita Surakarta" tetap berjalan berkesinambungan. Beberapa sektor yang akan terus digenjot meliputi optimalisasi UMKM Center agar produk lokal naik kelas dan penguatan program Rumah Siap Kerja.

Inovasi Posyandu Plus dengan menerjunkan lebih banyak psikolog agar layanan kesehatan mental mudah diakses masyarakat di tingkat kelurahan. Peningkatan kualitas tenaga pendidik dan sarana prasarana siswa untuk menjamin daya saing sumber daya manusia di Kota Bengawan.

Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani menilai setahun kepemimpinan Respati-Astrid banyak masukan dari masyarakat yang membangun agar pelayanan ke depan bisa lebih baik lagi. Dia pun optimistis dukungan dari beragam elemen masyarakat itu menjadi amunisi bagi Respati-Astrid untuk mewujudkan kesejahteraan untuk masyarakat lewat program Asta Cita Surakarta.

"Saya pribadi tentu akan mendukung visi misi wali kota, khususnya program prioritas yang kami canangkan yakni Asta Cita Surakarta. Saya berkomitmen untuk terus mendampingi mas wali untuk menyukseskan Asta Cita Surakarta," kata dia.

Di sisi lain, Astrid yang juga mendapat tugas sebagai ketua Tim Percepatan Penanganan Stunting Kota Solo akan melaksanakan tugas dengan baik. Begitu juga tentang tugasnya sebagai ketua Tim Penanganan Kemiskinan Daerah Kota Solo akan digenjot dengan optimal.

"Kami akan lebih banyak turun ke lapangan agar bantuan-bantuan yang diterima masyarakat lebih tepat sasaran," ujarnya. (ves/bun)

 

Editor : Kabun Triyatno
#Kepemimpinan #tpa putri cempo #Wali Kota Solo Respati Ardi #Ekonomis #stunting #Asta Cita #UMKM Center #pengelolaan sampah