Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Catat Tanggalnya! Lokasi Terakhir Gerakan Pangan Murah Solo Bakal Digelar di Banjarsari

Silvester Kurniawan • Jumat, 6 Maret 2026 | 16:48 WIB

Gerakan Pasar Murah di Serengan, Solo, Jumat (6/3/2026). (M Ihsan/Radar Solo)
Gerakan Pasar Murah di Serengan, Solo, Jumat (6/3/2026). (M Ihsan/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo terus berupaya menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Lebaran 2026. Melalui Gerakan Pangan Murah (GPM), masyarakat di Kecamatan Serengan menyerbu berbagai komoditas pangan yang dijual di bawah harga pasar pada Jumat (6/3/2026).

Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani yang meninjau langsung lokasi GPM, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret pemerintah untuk meringankan beban ekonomi warga. Hingga saat ini, GPM telah sukses digelar di empat kecamatan dan menyisakan satu lokasi terakhir sebelum Lebaran.

Baca Juga: Pemprov Jateng Pastikan Stok Pangan Surplus hingga Pasca-Idulfitri, Beras Aman 1,5 Juta Ton

“Kami bekerja sama dengan Satgas Pangan dan Bank Indonesia untuk memastikan pasokan tetap stabil. Saat ini, harga daging ayam, telur, dan minyak di Solo relatif stabil. Bahkan, harga cabai rawit merah yang sebelumnya melambung tinggi, kini trennya mulai menurun mendekati harga acuan,” terang Astrid.

Masyarakat dapat menebus bahan pokok dengan harga subsidi yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga di pasar tradisional maupun ritel:

Baca Juga: Eskalasi Timur Tengah Meningkat, 100 Pekerja Migran Diungsikan, Wamen P2MI Temui Jokowi di Solo

Komoditas Harga di GPM
Beras SPHP Rp 11.400 / kg
Beras Medium Rp 13.000 / kg
Minyak Goreng Rp 16.000 / liter
Gula Pasir Rp 16.500 / kg
Telur Ayam Rp 27.000 / kg
Cabai & Bawang Di bawah harga pasar

Kehadiran pasar murah ini disambut antusias oleh warga. Siti Samsyah, salah satu warga Serengan, mengaku sengaja datang lebih awal untuk memborong kebutuhan dapur demi persiapan hari raya.

Baca Juga: Kena Imbas Bentrokan, Persis Solo Sempat Tertahan Hingga Jelang Sahur di Stadion

“Saya beli bawang, cabai, dan minyak. Selisih harganya lumayan, sekitar Rp 3.000 per kilogram dibandingkan di pasar. Sangat membantu untuk persiapan Lebaran nanti,” ujar Siti.

Bagi warga yang belum sempat hadir, Pemkot Solo masih menyisakan satu kali lagi agenda Gerakan Pangan Murah. Berdasarkan penuturan Wakil Wali Kota, puncak kegiatan GPM akan dilaksanakan di wilayah utara kota.

“Secara rutin kami gelar di tiap wilayah. Setelah Serengan ini, yang terakhir nanti akan kami laksanakan di Kecamatan Banjarsari pada 12 Maret 2026 mendatang. Kami harap masyarakat bisa memanfaatkan momen ini dengan baik,” pungkas Astrid. (ves)

Editor : Kabun Triyatno
#harga subsidi #pasar murah #gerakan pangan murah (gpm) #harga pasar #komoditas pangan #stabil