Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

11 Ribu Paket Sembako Dibagikan di Benteng Vastenburg Jelang Lebaran

Arief Budiman • Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:12 WIB

Pemberian Sembako di Benteng Vastenburg, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (14/3/2026).
Pemberian Sembako di Benteng Vastenburg, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (14/3/2026).

RADARSOLO.COM - Suasana penuh kebersamaan tampak di Benteng Vastenburg, Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu (14/3/2026).

Ribuan warga tampak mengantre dengan tertib untuk mengambil paket sembako yang dibagikan oleh komunitas sosial Solo Bersama Selamanya (SBS) dalam program berbagi menjelang Lebaran 2026.

Pada tahun ini, SBS menyalurkan lebih dari 11 ribu paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di Kota Solo. Program tersebut menjadi bagian dari tradisi berbagi yang telah berlangsung selama dua dekade.

Setiap paket sembako yang dibagikan memiliki nilai sekitar Rp120 ribu. Isinya terdiri dari minyak goreng, tiga kilogram beras, teh, satu kilogram gula pasir, mi instan, serta roti kering. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Penerima bantuan berasal dari berbagai kalangan masyarakat yang membutuhkan, di antaranya tukang sapu, buruh gendong, kuli panggul, tukang parkir, hingga warga kurang mampu lainnya.

Program pembagian paket sembako ini sendiri telah digelar sejak tahun 2006. Artinya, kegiatan sosial tersebut kini memasuki tahun ke-20 pelaksanaannya. Selama dua dekade berjalan, program ini terus berkembang berkat dukungan berbagai pihak.

Tahun ini, paket sembako yang dibagikan terkumpul dari sekitar 175 donatur. Para donatur tersebut berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari perbankan, pengusaha, asosiasi, organisasi, instansi, hingga perorangan. Bahkan beberapa kelompok seperti komunitas jalan-jalan dan arisan juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial tersebut.

Komunitas SBS sendiri dibentuk pada 2006 oleh sejumlah tokoh pengusaha di Solo. Dalam perjalanannya, SBS dikenal sebagai pelopor gerakan pembagian sembako Lebaran bagi masyarakat yang membutuhkan di Kota Bengawan.

Beberapa tokoh yang turut menggagas berdirinya SBS antara lain pengusaha batik terkenal Santosa Doellah serta Priyo Hadisutanto. Seiring berjalannya waktu, sebagian pendiri komunitas tersebut telah berpulang, namun semangat berbagi yang mereka tanamkan terus dilanjutkan hingga sekarang.

Memasuki usia dua dekade, program berbagi SBS diharapkan tetap menjadi simbol kuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Solo.
Melalui kegiatan ini, SBS ingin menegaskan bahwa nilai guyub rukun selawase masih hidup dan terus dijaga oleh warga Kota Solo, terutama dalam momentum menyambut Hari Raya Idul Fitri. (rif/nik)

 

 

Editor : Niko auglandy
#lebaran #Sembako