RADARSOLO.COM – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, Polresta Solo mengedepankan sisi humanis dalam menjaga keamanan kota.
Sebanyak 52 personel polisi wanita (polwan) diterjunkan untuk melaksanakan patroli dialogis di berbagai titik keramaian guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Puluhan srikandi kepolisian ini disebar ke lokasi-lokasi strategis yang menjadi pusat aktivitas warga, mulai dari mal, pasar tradisional, kawasan pertokoan, destinasi wisata, hingga simpul transportasi seperti stasiun dan terminal.
Perwira Pengendali (Padal) Polwan Polresta Solo AKP Titik menjelaskan, personel tersebut dibagi menjadi tiga tim agar dapat menjangkau seluruh wilayah Kota Solo secara efektif.
"Kegiatan ini bertujuan memberikan rasa aman sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap terjaga dengan baik," ujar wanita yang juga menjabat sebagai Kanit Binmas Polsek Laweyan tersebut, Senin (16/3/2026).
Berbeda dengan patroli skala besar pada umumnya, para polwan ini mengutamakan pendekatan persuasif dengan menyapa pedagang, pengunjung, hingga pengguna transportasi umum. Selain mengingatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminal seperti pencopetan dan penipuan, mereka juga membawa misi edukasi teknologi bagi pemudik.
Para Polwan secara aktif menyosialisasikan dua program unggulan Polda Jawa Tengah. Travel Assistant Corridor (TAC), layanan pendampingan dan pemantauan arus mudik terintegrasi.
Si Polan, aplikasi layanan digital yang membantu pemudik memperoleh informasi perjalanan dan bantuan darurat selama di jalur mudik.
Kehadiran Polwan di tengah kerumunan diharapkan dapat menurunkan ketegangan di area yang padat serta meningkatkan kepercayaan publik. AKP Titik menambahkan bahwa pendekatan ini terbukti efektif dalam menyerap aspirasi dan keluhan warga secara langsung di lapangan.
"Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas. Kehadiran Polwan diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat," ujarnya. (atn)
Editor : Kabun Triyatno