RADARSOLO.COM - Dinas Perhubungan Kota Surakarta mencatat volume kendaraan pada arus mudik Lebaran 2026 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Berdasarkan data hingga H-2 Lebaran, lalu lintas di wilayah Solo terpantau relatif lancar.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Surakarta Taufiq Muhammad menyampaikan, berdasarkan perhitungan counting detektor di tujuh titik batas kota, jumlah kendaraan yang masuk dan keluar Kota Surakarta pada 22 Maret 2026 (H-2) mencapai 387.049 kendaraan.
“Jika dibandingkan dengan H-2 Lebaran tahun 2025, tahun ini mengalami penurunan volume kendaraan sebesar 13 persen,” ujarnya, Senin (23/3).
Meski demikian, masa angkutan Lebaran 2026 diprediksi tetap mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu.
“Secara total, masa angkutan lebaran tahun ini diperkirakan naik sekitar 5 persen dibanding lebaran tahun lalu,” jelasnya.
Adapun komposisi kendaraan yang melintas didominasi oleh sepeda motor.
Berdasarkan data Dishub, sepeda motor menyumbang 57 persen dari total volume kendaraan, disusul kendaraan kecil 35 persen, dan kendaraan besar 8 persen.
Taufik menambahkan, untuk kondisi lalu lintas di dalam kota pada masa arus balik saat ini terpantau masih terkendali dan cenderung lancar.
Namun, kepadatan justru terjadi di sejumlah titik wisata dan pusat kuliner.
“Kalau untuk pantauan hari ini di dalam kota, yang cukup padat ada di pusat wisata dan kuliner,” katanya.
Beberapa lokasi yang mengalami peningkatan kunjungan di antarnya Solo Safari, Pasar Gede, serta Lokananta.
“Meski demikian, volume lalu lintas secara umum masih lancar,” tegasnya.(al)
Editor : Nur Pramudito