Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Kemeriahan Minggu Palma di Gereja Santa Perawan Maria Regina, 2.000 Umat Katolik di Solo Larut dalam Perarakan Meriah

Damianus Bram • Minggu, 29 Maret 2026 | 12:34 WIB
​Peringatan Minggu Palma di Gereja Santa Perawan Maria Regina, Purbowardayan, berlangsung meriah dengan perarakan drumband dan 2.000 umat, Minggu (29/3/2026).
​Peringatan Minggu Palma di Gereja Santa Perawan Maria Regina, Purbowardayan, berlangsung meriah dengan perarakan drumband dan 2.000 umat, Minggu (29/3/2026).

RADARSOLO.COM – Suasana khidmat bercampur meriah mewarnai peringatan Minggu Palma di Gereja Katolik Santa Perawan Maria Regina, Purbowardayan, Surakarta, Minggu (29/3/2026) pagi.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, peringatan Minggu Palma kali ini berlangsung lebih semarak dengan kehadiran perarakan yang melibatkan berbagai lapisan umat.

​Ketua Panitia Perayaan Paskah Gereja Santa Perawan Maria Regina, Purbowardayan, Imanuel Teguh Basuki, mengungkapkan bahwa perarakan tahun ini dirancang lebih lengkap untuk menggambarkan kegembiraan saat Yesus memasuki kota Yerusalem.

"Tahun ini ada drumband dari anak-anak TK dan SD Kanisius Pucangsawit, diikuti barisan ketua wilayah, hingga kelompok kategorial yang membawa vandel bendera kebanggaan mereka," ujarnya.

Baca Juga: Dilatih Eks Pelatih Timnas, Maestro Solo FC Siap Jadi Kuda Hitam: 18 Pemain Sudah Dikunci, Persaingan PFL 2 Memanas

​Sebanyak kurang lebih 2.000 umat turut serta dalam prosesi yang hanya digelar pada Misa Minggu pagi ini.

Selain perayaan liturgi, panitia juga telah menyiapkan rangkaian aksi kemanusiaan sebagai bagian dari perayaan Paskah.

​Peringatan Minggu Palma di Gereja Santa Perawan Maria Regina, Purbowardayan, berlangsung meriah dengan perarakan drumband dan 2.000 umat, Minggu (29/3/2026).
​Peringatan Minggu Palma di Gereja Santa Perawan Maria Regina, Purbowardayan, berlangsung meriah dengan perarakan drumband dan 2.000 umat, Minggu (29/3/2026).

​Umat di setiap lingkungan saat ini tengah mengumpulkan bantuan sembako berupa beras, gula, dan minyak goreng.

Bantuan tersebut nantinya akan disalurkan kepada kaum KLMTD (Kecil, Lemah, Miskin, Tersingkir, dan Difabel) setelah hari raya Paskah usai.

Salah satu umat, Antonia mengakui bahwa perarakan Minggu Palma ini terlihat lebih meriah dan mendalam. Ia berharap tahun depan bakal ada lagi. (dam)

Editor : Damianus Bram
#perarakan #gereja katolik #Minggu Palma #Paskah #purbowardayan