RADARSOLO.COM – Insiden kecelakaan di perlintasan sebidang kembali terjadi di wilayah Solo. Kali ini, Kereta Api (KA) 513 Batara Kresna relasi Wonogiri–Purwosari terlibat kecelakaan dengan sebuah sepeda motor pada Minggu (19/4) pagi.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.54 WIB di kilometer 5+2, tepatnya di petak jalan antara Stasiun Purwosari dan Stasiun Solo Kota. Akibat benturan tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan segera dievakuasi ke RS Kasih Ibu Solo untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih memastikan bahwa seluruh awak sarana perkeretaapian dan penumpang KA Batara Kresna berada dalam kondisi selamat. Meski sempat terhenti, operasional kereta api tidak mengalami gangguan berarti.
“KA 513 Batara Kresna dapat kembali melanjutkan perjalanan pada pukul 08.57 WIB. Kami memohon maaf kepada para penumpang atas ketidaknyamanan yang sempat terjadi akibat insiden ini,” jelas Feni.
Baca Juga: Rayap Besi Nekat Beraksi Di Siang Bolong, Sikat Rel KA Solo-Jogja Di Gatak Sukoharjo
Pihak KAI Daop 6 sangat menyayangkan kejadian tersebut. Feni menegaskan bahwa kecelakaan di perlintasan sebidang mayoritas dipicu oleh kelalaian pengguna jalan yang kerap mengabaikan rambu-rambu keselamatan.
“Kami kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan disiplin. Berhenti sejenak sebelum melintasi perlintasan sebidang, tengok kanan-kiri, dan pastikan jalur benar-benar aman sebelum melintas,” tegasnya.
Selain kedisiplinan, KAI juga menyoroti maraknya pembuatan perlintasan liar oleh masyarakat. Keberadaan jalur tidak resmi ini dinilai menjadi ancaman serius bagi keselamatan publik karena tidak memiliki sistem pengamanan yang memadai sesuai standar PT KAI.
Feni berharap insiden serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. Menurutnya, kesadaran kolektif adalah kunci utama dalam menekan angka kecelakaan di jalur kereta api.
“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami meminta masyarakat untuk hanya melintas di jalur perlintasan resmi dan tetap fokus serta berhati-hati saat berkendara di sekitar rel,” pungkas Feni.
Terpisah, Kasubnit II Gakkum Satlantas Polresta Solo Iptu Yuli Nurus Yani mewakili Kanit Gakkum IPTU Vebby Laveri membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebut kecelakaan melibatkan KA Batara Kresna dengan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AD 5760 ZS.
“Benar telah terjadi laka lantas sekitar pukul 08.54 WIB antara KA Batara Kresna dengan sepeda motor Honda Beat. Untuk korban mengalami luka lecet dan sempat dibawa ke RS Kasih Ibu. Korban berinisial TW, warga Brengosan, Purwosari,” jelas Yuli.
Menurutnya, kondisi korban tidak mengalami luka serius dan telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan. “Korban luka ringan dan sudah pulang. Saat ini kami masih melakukan koordinasi dengan pihak KAI serta RS Kasih Ibu untuk perkembangan lebih lanjut terkait kejadian tersebut,” imbuhnya. (atn)
Editor : Kabun Triyatno