Menjelang pemilihan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC), Ketua DPC PDIP Solo, Aria Bima, mewanti-wanti seluruh kadernya untuk menjauhi budaya voting dan mengedepankan musyawarah mufakat.
Hal ini disampaikan Aria Bima dalam acara Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di hadapan kader militan di Kantor DPC PDIP Solo, Minggu (26/4/2026).
Menjiwai Semangat 'Semua untuk Semua'
Aria Bima menegaskan bahwa mufakat bukan sekadar cara mengambil keputusan, melainkan amanah dari pidato Bung Karno sebagai syarat mutlak bangsa yang kuat.
Dalam konteks pemilihan pengurus partai, mufakat dianggap sebagai cara terbaik untuk menghargai semua pihak dan menghindari perpecahan internal.
Ketika membahas tentang dasar dan falsafah negara, para pendiri negara ini mampu menyelesaikannya lewat jalur mufakat.
Salah satu contoh nyatanya ketika mereka sepakat menghapus tujuh kata di sila pertama Pancasila.
Prinsip mufakat ini menunjukkan bahwa Soekarno sangat menghargai dialog dan partisipasi aktif dari seluruh elemen bangsa untuk mencapai tujuan bersama.
"Bung Karno dalam membangun bangsa ini menggunakan mufakat sebagai landasan dasar. Jangan sampai kita yang mau pemilihan PAC malah menggunakan voting. Mufakat harus kita pegang teguh," ujar Aria Bima dengan nada tegas.
Ia menambahkan, voting seharusnya hanya menjadi jalan terakhir jika benar-benar menemui jalan buntu.
Namun, semangat gotong royong harus tetap dijiwai oleh para kader.
Pemilihan pengurus PAC kali ini tidak bisa sembarangan.
Aria Bima membeberkan bahwa DPC PDIP Solo menetapkan 7 kriteria wajib yang harus dipenuhi dalam komposisi kepengurusan mendatang guna memastikan partai tetap relevan dengan zaman:
• Senioritas: Menghargai pengalaman kader lama.
• Kuota Perempuan: Menjamin keterwakilan gender.
• Anak Muda: Regenerasi untuk energi baru partai.
• Penguasaan Medsos: Adaptasi terhadap perang opini di dunia digital.
• Multi Etnis: Keterbukaan terhadap semua golongan.
• Pemerataan Teritorial: Keseimbangan sebaran kader di seluruh wilayah.
Dengan pegangan mufakat dan pemenuhan 7 unsur tersebut, PDIP Solo optimistis struktur mesin partai di tingkat kecamatan akan semakin solid dan siap tempur menghadapi tantangan politik ke depan. (dam)