RADARSOLO.COM – Peran aktif perempuan terus diberdayakan di Kota Solo. Salah satunya melalui Pelatihan Perempuan Kepala Keluarga (Pekka). Paling gres, pelatihan digelar di SMKN 4 Solo, Senin (11/5).
Pelatihan tersebut diinisiasi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Solo.
Peserta diberi pelatihan keterampilan tata boga dan kuliner selama dua hari, dengan dibuka Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani.
Pelatihan diikuti 50 peserta dari Kelurahan Joyosuran, Kratonan, dan Panularan. Mereka mendapatkan materi teori sekaligus praktik langsung di lab boga SMKN 4 Solo.
Baca Juga: Bulog Gencar Droping MinyaKita, Pedagang Wajib Patuhi HET
Menurut Astrid, pelatihan keterampilan menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan perempuan sebagai kepala keluarga. Sekaligus upaya mendukung ketahanan ekonomi keluarga.
“Perempuan harus mampu menambah ilmu baik teori maupun keterampilan. Hari ini (kemarin) dilatih keterampilan boga. Semoga bisa dimanfaatkan dengan baik,” kata Astrid.
Kepala DP3AP2KB Kota Solo Kristiana Hariyanti menambahkan, pelatihan bertujuan untuk membekali perempuan yang masuk kategori rentan.
Menurutnya, ada sekira 14.700 perempuan kepala keluarga di Kota Solo. Dari Jumlah tersebut, 400 di antaranya masuk kategori P1.
“Pelatihan ini memberikan bekal sekaligus pemberdayaan ekonomi, agar mereka mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.
Sementara itu, Sarmi, peserta asal Kelurahan Panularan praktik membuat cilok, bubur kacang, dan pisang karamel.
“Kebetulan saya punya usaha pesanan snack. Jadi, pelatihan ini bisa menambah variasi menu saya,” ujarnya.
Ia berharap, keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat membantu meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.
“Harapannya ke depan saya bisa lebih mandiri lagi, biar bisa bantu anak cucu saya,” bebernya. (alf/fer)
Editor : fery ardi susanto