Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Sudah Ekspor ke Mancanegara, Industri Shuttlecock Solo Ini Ternyata Belum Punya Galeri: Dari Gang Kampung di Tipes, Hasil Produksi Sudah Mendunia

Silvester Kurniawan • Rabu, 13 Mei 2026 | 22:12 WIB
CARI SOLUSI: Wawali saat mengunjungi industri shuttlecock di Kampung Pringgolayan, Tipes, Kota Solo. (ISTIMEWA)
CARI SOLUSI: Wawali saat mengunjungi industri shuttlecock di Kampung Pringgolayan, Tipes, Kota Solo. (ISTIMEWA)

RADARSOLO.COM - Industri shuttlecock di Kampung Pringgolayan Tipes butuh ruang pamer untuk menjajakan produk yang mereka hasilkan. Bakal lahannya yang dibidik untuk menjadi ruang display itu pun sudah ada di eks puskesmas pembantu yang tak lagi terpakai.

Lurah Tipes Wisnu Prabowo mengatakan, industri shuttlecock di wilayahnya itu sudah eksis sejak 1975 dan hingga saat ini sedikitnya ada 50 an kepala keluarga yang menggantungkan hidupnya pada pembuatan shuttlecock. Mereka bahkan sudah memasuki pasar ekspor. 

"Produksi itu dilakukan di rumah-rumah warga, kemudian ada penataan permukiman dari program Kotaku sehingga hunian warga sudah lebih baik. Nah yang belum ada itu galeri yang bisa dimanfaatkan warga untuk memamerkan industri yang dihasilkan. Harapannya warga bisa dibuatkan semacam galeri untuk menawarkan produk," terangnya, Rabu (13/5/2026).

Baca Juga: Update Klasemen dan Hasil Lengkap Liga 1: Persib Bandung-Borneo FC Kian Superior, Sedangkan Persis Solo, Madura United, PSM dan Persijap Jepara Beda Nasib

Industri Kecil Menengan yang menghasilkan shuttlecock di Pringgolayang Tipes sejatinya sudah terkenal hingga banyak daerah. Tak jarang banyak pihak melakukan studi banding di wilayah setempat. Yang belum ada sebuah tempat yang dapat dipakai untuk berbagai kegiatan termasuk ruang pamer dari produk yang dihasilkan.

"Sebetulnya sudah ada pembahasan, tetapi tertunda karena Covid-19. Kalau bakal lahan sudah ada, di HP 07 Tipes atau eks Puskesmas Pembantu Tipes. Kalau bisa ada pembangunan nanti akan didorong ke sana, ada 400 meter persegi bisa jadi taman bermain dan galeri untuk industri shuttlecock," paparnya.

Baca Juga: Persis Solo Dapat “Nyawa Tambahan” dari Eks Pemain, Begini Kata Milomir Seslija

Sekadar informasi, pada Senin (11/5) lalu Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani berkunjung ke industri shuttlecock di Kampung Pringgolayan, Tipes. Di sana ia menyaksikan langsung proses produksi dari rumah-rumah warga yang layak dikembangkan jadi sentra industri terpadu, mengingat industri itu sudah menembus pasar internasional pada saat ini.

Astrid melihat shuttlecock yang masih diproduksi dari rumah-rumah warga itu memiliki potensi besar jika dipusatkan dengan sistem quality control yang baik. Proses produksi yang dilakukan dari rumah ke rumah sampai menghasilkan produk berkualitas itu. "Ini kekuatan ekonomi warga yang layak jadi industri terpadu," kata wawali. (ves/nik)

 

.

Editor : Niko auglandy
#Shuttlecock #puskesmas