RADARSOLO.COM – Pemerintah Kota Solo terus memperluas layanan kesehatan masyarakat melalui program Posyandu Plus. Kini, sebanyak 636 titik Posyandu Plus di Kota Solo telah dilengkapi layanan konsultasi dan pendampingan psikologis gratis bagi masyarakat.
Program tersebut menjadi salah satu langkah serius Pemkot Solo dalam memperhatikan kesehatan mental warga, mulai dari ibu hamil, remaja, hingga masyarakat umum.
Wali Kota Solo Respati Ardi memastikan seluruh Posyandu Plus di Solo kini sudah memiliki layanan tambahan berupa pendampingan psikologis.
“Sudah ada 636 titik Posyandu Plus di Solo dan semuanya sudah ada layanan tambahan berupa pelibatan petugas psikologis untuk ibu hamil, remaja, dan sebagainya,” ujar Respati saat meninjau layanan Posyandu Plus di Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Jumat (22/5/2026).
Baca Juga: Solo Mulai Bersih-bersih Usaha Minuman Alkohol Nakal
Menurut Respati, layanan pendampingan psikologis ini penting karena hasil skrining awal yang dilakukan Pemkot Surakarta menunjukkan sekitar 10 persen masyarakat membutuhkan bantuan psikologis lebih lanjut.
Berbagai persoalan seperti tekanan ekonomi, pengangguran, konflik keluarga, hingga kekerasan terhadap anak dan remaja disebut menjadi faktor utama yang memicu gangguan kesehatan mental di masyarakat.
“Makanya kita gandeng komunitas dan organisasi psikolog klinis. Ini problem masyarakat, maka kita selesaikan lewat Posyandu Plus,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surakarta, Retno Erawati Wulandari, mengatakan layanan psikolog di Posyandu Plus dijalankan secara bertahap sepanjang tahun 2026.
Setiap Posyandu Plus dijadwalkan mendapatkan kunjungan psikolog sebanyak dua kali dalam setahun atau sekali setiap semester.
“Semester ini baru 30 persen dari seluruh Posyandu Plus. Harapannya akhir semester ini bisa selesai semua,” kata Retno.
Dia menjelaskan, dari hasil layanan konseling yang sudah berjalan, sekitar 10 persen warga memerlukan penanganan lanjutan di puskesmas.
Kasus yang paling banyak ditangani berkaitan dengan persoalan keluarga, hubungan asmara, tekanan hidup, hingga masalah sosial lainnya.
Pemkot Solo juga menggandeng sekitar 70 psikolog dari wilayah Solo Raya untuk mendukung program tersebut.
Baca Juga: Ribuan Ekor Ikan Lele Banjiri SPBU Cokro Klaten, Pengisian BBM Tersendat
Dengan adanya layanan ini, pemerintah berharap masyarakat semakin mudah mengakses bantuan psikologis tanpa harus terbebani biaya mahal.
Selain memperkuat layanan kesehatan dasar, Posyandu Plus kini juga diharapkan menjadi ruang aman bagi masyarakat untuk mendapatkan pendampingan kesehatan mental secara lebih dekat dan mudah dijangkau. (ves/nik)
Editor : Niko auglandy