RADARSOLO.COM – Idul Adha tahun ini di Masjid Agung Solo dipastikan bakal berlangsung semarak namun tetap sakral. Halaman masjid tidak hanya akan dipadati oleh jamaah dan gunungan tradisi, tetapi juga menjadi tempat bersandarnya deretan sapi kurban berukuran raksasa milik para tokoh tertinggi negeri.
Salah satu yang paling dinanti adalah sapi kurban pemberian Presiden Prabowo Subianto. Meski jenisnya belum dibocorkan, sapi kurban milik RI 1 ini diperkirakan memiliki bobot fantastis mencapai 1,28 ton.
Takmir Masjid Agung Solo Muhtarom mengonfirmasi bahwa sapi super dari Presiden Prabowo akan disembelih tepat setelah salat Idul Adha. Sapi tersebut tidak sendirian; ia akan bersanding dengan 9 sapi kurban jumbo lainnya sumbangan dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Titiek Soeharto, Kapolri, hingga sumbangan jamaah setempat.
“Hingga Selasa (26/5) sore, sapi dari Presiden memang belum tiba. Namun yang sudah terkonfirmasi ada 9 ekor sapi dari RI 1, RI 2, Kapolri, Bu Titiek, dan jamaah. Insyaallah semua disembelih setelah salat Id,” ujar Muhtarom.
Menariknya, panitia kurban tahun ini harus berkejaran dengan waktu. Pasalnya, di hari yang sama, Masjid Agung Solo juga menjadi pusat prosesi Upacara Adat Grebeg Besar Idul Adha yang digelar oleh Keraton Kasunanan Surakarta.
Kendati menyedot massa yang masif, Muhtarom menjamin prosesi jagal hewan kurban dan ritual adat kerajaan tidak akan saling sikut. Manajemen waktu dan tata ruang sudah diatur sedemikian rupa agar kedua momen besar ini berjalan harmonis.
Kepastian ini juga dipertegas oleh Pengageng Sasana Wilapa Keraton Kasunanan Surakarta, GKR Panembahan Timoer Kusuma Dewayani. Ia menjelaskan bahwa kirab gunungan akan bergerak sebelum siang hari.
Baca Juga: Pastikan Daging Kurban Aman, DKPP Klaten Terjunkan 56 Personel lakukan Pengawasan
“Pelaksanaan Grebeg Besar Idul Adha akan dimulai pukul 10.00 sampai selesai. Rutenya seperti biasa, dari Keraton menuju Masjid Agung,” jelas GKR Timoer.
Muhtarom menambahkan, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun lalu, dan diperkirakan masih akan terus bertambah menjelang hari H, termasuk untuk hewan kurban kambing.
Agar distribusi tepat sasaran dan merata, seluruh daging kurban akan dikemas dalam paket rapi berukuran satu kilogram. Sasarannya adalah warga sekitar masjid serta wilayah-wilayah minim kuota kurban namun padat penduduk di Solo Raya. (ves)
Editor : Kabun Triyatno