Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Viral Makan Sampah, Rusa Sriwedari Bakal Punya Area Interaksi dan Penangkaran Khusus

Silvester Kurniawan • Minggu, 7 Juni 2026 | 18:06 WIB
Wawali Solo Astrid Widayani berinteraksi dengan rusa-rusa di Taman Sriwedari. (Humas Pemkot Solo)
Wawali Solo Astrid Widayani berinteraksi dengan rusa-rusa di Taman Sriwedari. (Humas Pemkot Solo)

RADARSOLO.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mulai menjajaki penataan ulang kawasan rusa di Taman Sriwedari dengan menghadirkan penangkaran yang lebih layak dan terkelola. Langkah ini dilakukan menyusul viralnya video rusa yang terlihat memakan sampah di kawasan taman tersebut.

Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani meninjau langsung kondisi rusa dan kawasan Taman Sriwedari, Sabtu (6/6). Dalam kunjungan itu, Astrid mengecek kondisi lingkungan, sarana kebersihan, serta berdialog dengan pengunjung dan sejumlah pihak terkait.

“Ini menjadi masukan penting bagi Pemkot Solo untuk meningkatkan pengelolaan kawasan Sriwedari, baik dari aspek kebersihan, kenyamanan pengunjung, maupun kesejahteraan satwa yang menjadi daya tarik di sini,” ujarnya.

Baca Juga: Tim Sparta Amankan Delapan Pemuda yang Pesta Miras di Taman Bendung Tirtonadi Solo

Usai peninjauan, Astrid juga menggelar koordinasi dengan kelompok sadar wisata dan organisasi perangkat daerah terkait guna merumuskan langkah penanganan yang tepat.

Menurutnya, berbagai masukan yang diterima menunjukkan perlunya penataan kawasan yang lebih baik, termasuk pengembangan area penangkaran agar rusa dapat hidup di lingkungan yang aman, nyaman, dan bersih.

Baca Juga: Kejagung Ungkap Barang Hasil Mark Up Dadan Hindayana cs Sudah Terlanjur Didistribusikan

“Banyak masukan terkait kondisi yang ada saat ini. Perlu adanya penataan yang lebih baik dan pengembangan penangkaran agar rusa tetap berada di area yang nyaman, aman, dan lingkungannya lebih bersih,” katanya.

Astrid menilai tingginya interaksi antara rusa dan pengunjung perlu diimbangi dengan standar pengelolaan satwa yang lebih baik. Selain itu, pengawasan terhadap kebersihan dan pengelolaan sampah juga harus diperketat untuk menjaga kualitas lingkungan di kawasan tersebut.

“Saya pikir perlu ditata lebih baik supaya aman dan nyaman, baik bagi pengunjung maupun satwanya,” tegasnya.

Baca Juga: Solo Bersolek! Tiga Ikon Wisata Budaya Siap Dipermak: Dana Rp 7,5 Miliar Disiapkan

Saat ini terdapat 31 ekor rusa yang hidup di kawasan Taman Sriwedari. Meski pakan rutin telah ditambah, fenomena rusa mengais makanan dari sampah masih kerap ditemukan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo Mareta Dinar Cahyono mengatakan pihaknya tengah mengkaji pengembangan kawasan menjadi penangkaran rusa yang lebih tertata tanpa menghilangkan kesempatan masyarakat untuk berinteraksi dengan satwa tersebut.

“Selama ini kesehatan rusa dipantau dokter hewan secara berkala. Kami juga melaporkan kondisi satwa kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam setiap tiga bulan sebagai bagian dari pengelolaan penangkaran sejak November 2025,” jelasnya.

Dalam konsep yang sedang disusun, tidak menutup kemungkinan akan ada pembatas atau pagar pada area tertentu untuk mengendalikan pergerakan rusa. Nantinya juga disiapkan zona interaksi khusus yang memungkinkan pengunjung memberi pakan maupun berfoto dengan rusa secara aman dan teratur.

“Kami ingin rusa tetap memiliki ruang hidup yang bebas, tetapi mobilitasnya lebih terkontrol. Akan ada area khusus yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berinteraksi, sementara rusa tidak lagi mendekati lokasi pembuangan sampah,” pungkas Mareta. (ves)

Editor : Kabun Triyatno
#penangkaran #zona #Taman Sriwedari #lingkungan #rusa