RADARSOLO.COM – Pemkot Solo bergerak cepat mengawal keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah sejumlah dapur penyedia layanan atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sempat menghentikan operasional akibat keterlambatan pencairan dana.
Wali Kota Solo Respati Ardi mengaku terus memantau perkembangan situasi dan menjalin komunikasi intensif dengan Badan Gizi Nasional (BGN) guna memastikan kendala yang terjadi segera teratasi.
Menurut Respati, meski persoalan pendanaan berada di bawah kewenangan pemerintah pusat, Pemkot Solo tidak tinggal diam. Berbagai masukan dan kondisi di lapangan terus disampaikan kepada BGN agar pelayanan kepada penerima manfaat tetap berjalan optimal.
Baca Juga: Dampak Kenaikan Harga BBM Di Solo, Antrean Pertalite Mengular
“Saya intens sekali hari ini berkomunikasi dengan Bu Nanik, Kepala Badan Gizi Nasional, untuk meng-update perkembangan MBG di Kota Solo. Banyak masukan yang kami sampaikan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” ujarnya, Rabu (10/6).
Seperti diketahui, sekitar 20 SPPG di Kota Solo sebelumnya dilaporkan mengalami gangguan operasional karena dana termin berikutnya belum diterima. Kondisi tersebut membuat beberapa dapur penyedia makanan bergizi terpaksa menghentikan sementara aktivitas pelayanan akibat keterbatasan biaya operasional harian.
Baca Juga: Harga Telur Merangkak Naik, BUMDes Di Polokarto Sukoharjo Justru Jual Lebih Murah
Keterlambatan pencairan dana sempat memunculkan kekhawatiran terhadap kelangsungan program yang menjadi salah satu prioritas nasional tersebut. Berdasarkan informasi yang beredar, kendala terjadi akibat gangguan dalam proses pencairan dana operasional.
Namun perkembangan terbaru menunjukkan situasi mulai membaik. Koordinator SPPG Kota Surakarta, Priyo Widyastoko, menyebut pencairan dana telah mulai dilakukan secara bertahap sejak Senin (8/6/2026).
Baca Juga: Polres Sragen Bekuk Tersangka Pembunuhan Siswa SD di Jenar, Pelaku Kenal Ayah Tiri Korban
“Dari informasi yang kami terima, pencairan sudah mulai berjalan. Sebagian SPPG sudah menerima dana dan sisanya diproses pada hari yang sama,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Satgas MBG Kota Solo Purwanti menerangkan bahwa operasional SPPG menggunakan sistem dana bergulir. Setelah penggunaan dana sebelumnya dipertanggungjawabkan, pengelola akan menerima pencairan dana untuk periode operasional berikutnya.
Menurutnya, keterlambatan yang terjadi beberapa waktu lalu lebih disebabkan oleh antrean dalam proses pengajuan dan pencairan sehingga dana belum dapat diterima secara bersamaan oleh seluruh SPPG.
Dengan mulai cairnya dana operasional tersebut, pemerintah berharap seluruh dapur MBG yang sempat menghentikan layanan dapat kembali beroperasi dalam waktu dekat sehingga distribusi makanan bergizi kepada penerima manfaat tidak terganggu lebih lama.
Purwanti menegaskan, Pemkot Surakarta akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan program berjalan sesuai target.
“Pemkot Surakarta akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi guna memastikan program MBG berjalan lancar serta mampu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat secara berkelanjutan,” katanya.
Pemkot berharap persoalan administrasi yang sempat menghambat pencairan dana tidak kembali terjadi sehingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kota Solo dapat berlangsung lebih stabil dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. (ves)
Editor : Kabun Triyatno