Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Gaya Hidup Photo

Solo Libatkan Gen Z Jadi Duta Adminduk, Target Sapu Bersih 54 Kelurahan

Silvester Kurniawan • Kamis, 16 Juli 2026 | 16:49 WIB
Edukasi penggunaan aplikasi IKD di Kantor Kecamatan Laweyan. (M Ihsan/Radar Solo)
Edukasi penggunaan aplikasi IKD di Kantor Kecamatan Laweyan. (M Ihsan/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Solo mulai menyiapkan duta remaja administrasi kependudukan di seluruh wilayah Kota Solo. Lewat program Bestie-Ku (Bocah Enerjik Solo, Tertib Identitas dan Edukasi Kependudukan), pemerintah menargetkan setiap dari 54 kelurahan memiliki minimal satu agen muda yang bertugas mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya administrasi kependudukan.

Kepala Disdukcapil Kota Edukasi Agung Hendratno mengatakan, program tersebut menyasar kalangan pelajar SMP hingga mahasiswa sebagai upaya membangun kesadaran administrasi kependudukan sejak usia dini.

Baca Juga: 9 Dapur MBG Disorot, Wali Kota Solo: Jangan Main-Main dengan Nyawa Warga

"Program ini merangkul Gen Z dan Gen Alpha agar lebih sadar administrasi kependudukan. Harapannya mereka bisa menjadi perpanjangan tangan pemerintah sekaligus membantu masyarakat di lingkungan sekitarnya," ujarnya.

Menurut Agung, para Duta Bestie-Ku nantinya tidak hanya menerima edukasi mengenai dokumen kependudukan, tetapi juga diharapkan mampu mendampingi masyarakat dalam proses pembaruan data administrasi yang kini semakin banyak memanfaatkan layanan digital.

Salah satu tujuan program tersebut adalah membiasakan generasi muda memahami pentingnya identitas kependudukan sebelum memasuki usia 17 tahun, sehingga proses perekaman KTP elektronik dapat dilakukan tepat waktu.

Baca Juga: Dua Pekerja Tewas, Wali Kota Ultimatum Operator PLTSa Putri Cempo

Disdukcapil menargetkan dalam satu tahun ke depan seluruh kelurahan di Kota Solo telah memiliki Duta Bestie-Ku. Sosialisasi telah dimulai di Kecamatan Laweyan dan akan dilanjutkan secara bertahap ke Kecamatan Banjarsari, Serengan, Pasar Kliwon, serta Jebres sebelum menyasar tingkat kelurahan.

"Kami berharap minimal ada satu duta di setiap kelurahan. Akan lebih baik jika jumlahnya lebih dari satu sehingga edukasi kepada masyarakat bisa semakin luas," jelas Agung.

Program tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani. Menurutnya, Bestie-Ku menjadi inovasi yang tidak hanya mempermudah pelayanan administrasi kependudukan, tetapi juga membangun budaya tertib administrasi di kalangan generasi muda.

Baca Juga: Api Berkobar Bakar 1 Hektare Lahan di Perbukitan Widodaren Wonogiri, Sempat Padam tapi Menyala Lagi

"Semoga program ini menjadi gerakan untuk mewujudkan generasi muda yang sadar administrasi kependudukan, melek digital, dan mampu menjadi pelopor pelayanan publik yang berkualitas. Mereka diharapkan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat," ujar Astrid. (ves)

 
 
Editor : Kabun Triyatno
Gen Z disdukcapil inovasi administrasi kependudukan kelurahan