RADARSOLO.COM – Seorang pemuda berinisial MNH, 30, warga Jaten, Karanganyar, diamankan polisi setelah membuat keresahan di Masjid Shofa, Jalan Sampangan, Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Kamis (20/8) pagi.
MNH diamankan setelah warga melapor melalui layanan Call Center 110. Pemuda tersebut diduga berada di bawah pengaruh obat-obatan dan menunjukkan perilaku tidak wajar di lingkungan masjid.
Laporan diterima polisi sekitar pukul 06.15. Pamapta bersama piket fungsi Polresta Solo langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan situasi.
Kapolresta Solo Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kasi Humas AKP Lingga Ramadhani mengatakan, kejadian bermula sekitar pukul 05.00. Saat itu, MNH terlihat mondar-mandir di depan Masjid Shofa.
Baca Juga: Cekcok Berujung Pengeroyokan, Dua Pemuda di Solo Diciduk Polisi
"MNH kemudian masuk ke area masjid dan diduga mengacak-acak sandal milik jamaah maupun masjid sehingga membuat warga dan pengurus masjid resah," kata Lingga, Kamis (20/8).
Melihat perilaku tersebut, warga dan pengurus masjid berupaya mengamankan MNH. Polisi yang menerima laporan kemudian datang ke lokasi dan membawa pemuda tersebut untuk menjalani pemeriksaan.
Dari tangan MNH, polisi mengamankan sebuah tas selempang. Di dalam tas tersebut ditemukan sejumlah obat, yakni 12 butir alprazolam 1 miligram, satu butir Euforiss clonazepam 2 miligram, dan 10 butir Heximer.
Baca Juga: Kejari Solo Mulai Periksa Pelapor Kasus Baliho Jokowi, Penyelidikan Ditarget Rampung Pekan Depan
"Selanjutnya warga menyerahkan yang bersangkutan kepada pihak kepolisian Polsek Pasar Kliwon untuk diproses lebih lanjut," ujarnya.
Temuan obat-obatan tersebut membuat MNH kemudian diserahkan kepada piket Satresnarkoba Polresta Solo. Polisi masih mendalami kondisi MNH, termasuk asal-usul serta penggunaan obat-obatan yang ditemukan.
"Yang bersangkutan diserahkan ke piket Satresnarkoba Polresta Solo untuk dilakukan pemeriksaan dan proses lebih lanjut," jelas Lingga.
MNH disebut merupakan salah satu teman dari pria yang sebelumnya sempat viral di media sosial. Video terkait pria tersebut pernah diunggah akun Instagram @surakartahits.
Polresta Surakarta mengimbau masyarakat tidak melakukan tindakan sendiri ketika menemukan orang yang diduga berada di bawah pengaruh obat-obatan atau membuat keresahan. Warga diminta segera menghubungi Call Center 110 agar petugas dapat memberikan penanganan secara cepat dan sesuai prosedur. (atn)