RADARSOLO.COM – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Slamet Riyadi, tepatnya kawasan Traffic Light (TL) Pasar Kleco, Rabu (16/9/2026) dini hari. Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Vario, sedan Toyota Corolla Altis, dan sebuah truk.
Insiden bermula ketika Toyota Corolla Altis bernopol B 1071 FAC melaju dari arah timur menuju barat. Saat berada di sekitar kawasan Farokah, sedan tersebut diduga menyalip Honda Vario bernopol AD 4654 FW.
Namun, saat menyalip, sedan diduga bersenggolan dengan motor. Pengendara Vario terjatuh, sedangkan sedan terus melaju ke arah barat.
Baca Juga: Aktivitas Erupsi Meningkat, Warga Lereng Merapi Klaten Waspadai Potensi Karhutla
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Solo AKP Kurniawan Triatmojo mengatakan, pengemudi sedan diduga tidak menyadari pengendara motor telah terjatuh setelah terjadi senggolan.
“Di sekitar Farokah, kendaraan sedan yang mengarah ke barat itu menyalip satu unit sepeda motor. Ketika menyalip terjadi senggolan dengan kendaraan Vario,” kata Kurniawan.
Baca Juga: Mitsubishi Xpander Bekas Masih Irit? Ini Konsumsi BBM untuk Pemakaian Harian dan Perjalanan Jauh
Sedan kemudian terus melaju hingga tiba di kawasan TL Pasar Kleco. Saat itu lampu lalu lintas berwarna merah. Di depannya terdapat truk bernopol W 844 QD yang sedang berhenti menunggu lampu hijau.
Sedan diduga tetap melaju dan akhirnya menghantam bagian belakang truk.
“Setelah itu kendaraan sedan masih melaju. Di traffic light Pasar Kleco ada satu unit truk yang berhenti saat lampu merah. Kemudian terjadi tabrak belakang,” terang Kurniawan.
Baca Juga: Pabrik Mebel Milik Jokowi di Sragen Terbakar, Dipicu Pipa Oli Bocor
Benturan tersebut membuat pengemudi sedan berinisial KW, 26, warga Boyolali, tidak sadarkan diri. Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, berdasarkan informasi awal yang diterima polisi, korban dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani pemeriksaan medis.
“Pengemudi sedan saat di TL lampu merah kondisinya tidak sadarkan diri. Setelah dilakukan serangkaian pengecekan medis, informasinya diduga meninggal dunia,” ujarnya.
KW diketahui seorang diri di dalam sedan. Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi korban serta penyebab pasti kecelakaan.
Sementara itu, pengendara Vario yang terjatuh di sekitar Farokah juga dilarikan ke rumah sakit. Berdasarkan pemeriksaan awal tim penyidik di lapangan, korban mengalami sejumlah luka, termasuk dugaan patah tulang.
Polisi juga masih mendalami kemungkinan pengemudi sedan berada di bawah pengaruh alkohol atau zat tertentu saat kecelakaan. Namun, Kurniawan menegaskan hal tersebut belum dapat dipastikan dan masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut.
“Untuk ada indikasi pengaruh atau tidak kami belum bisa memastikan. Kita harus melalui uji dari tim yang ahli untuk mengetahui apakah dia mengonsumsi alkohol atau tidak,” jelasnya.
Dari keterangan sejumlah saksi, sedan tersebut diduga melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Kendati demikian, polisi masih mendalami informasi tersebut melalui pemeriksaan saksi dan kendaraan yang terlibat.
Ketiga kendaraan kemudian diamankan Satlantas Polresta Solo untuk kepentingan penyelidikan. Seluruh kendaraan diketahui bergerak dari arah timur menuju barat atau meninggalkan Kota Solo. (atn)
Editor : Kabun Triyatno