Apalagi, kompetisi Liga 2 2020 juga tengah ditunda sementara waktu. Winger Persis Hapidin memutuskan untuk pulang ke rumahnya di Bandung. Pemain yang dipertahankan Persis musim ini itu tetap menjalani latihan rutin. Ini sesuai dengan pekerjaan rumah yang dibebankan ke seluruh pemain, termasuk dirinya.
”Walau statusnya liburan di sini, saya tetap jaga kondisi. Biasanya pagi joging, sorenya latihan di lapangan dekat rumah,” terang Hapidin kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin
Salah satu spot joging yang sering dipilih Hapidin adalah di Waduk Cirata di daerah Bandung Barat, yang jaraknya hanya sekitar 7 km dari rumahnya.
Dia bisa melakukan beberapa metode latihan fisik. Seperti naik turun di anak tangga, lari sprint hingga beberapa metode latihan ringan lainnya.
"Lokasinya bagus buat latihan karena sepi dan medannya bagus buat latihan fisik. Lokasinya juga bagus buat cuci mata. Saya rutin latihan buat tetap ningkatin daya tahan tubuh, soalnya kalau tidak latihan bisa diomelin coach nanti," ujar pemain yang sempat berseragam Persibat Batang, PSIS Semarang hingga Persiraja Banda Aceh tersebut.
Dia mengakui ikut waswas dengan penyebaran virus korona di Indonesia. Dia pun memutuskan untuk tak terlalu sering keluar rumah.
Biasanya saat masuk jeda kompetisi, Hapidin rutin melakukan hobinya bermain trabasan dengan motor trail miliknya. Namun, kali ini meski liburan di rumah, hobi itu tak dilakukannya. ”Saya enggak main trailan dulu, soalnya harus fokus menjalankan program peer dari coach,” terangnya.
Rencananya, skuad Persis akan mulai kembali ke Kota Solo pada Rabu (25/3). Sebab, program latihan kembali dijalankan Kamis pagi (26/3). “Saya harap situasinya bisa kembali normal, dan kompetisi bisa benar-benar digelar lagi,” ujarnya. (nik/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra