Benar saja, uji coba Laskar Sambernyawa –julukan Persis Solo– kontra Serdadu Tridatu (sebutan Bali United) di Stadion Manahan, kemarin (16/6), berjalan super duper seru. Saking kerasnya pertandingan, banyak bumbu-bumbu friksi sepanjang laga yang hanya berjalan 79 menit tersebut. Sebagai catatan, sisa pertandingan tidak dilanjutkan lantaran terkendala lampu utama Stadion Manahan tidak menyala.
Momentum paling mencuri perhatian tersaji kala bek Bali United Leonard Tupamahu memukul kepala winger Persis Delvin Rumbino. Aksi culas tersebut terjadi pada menit ke-56. Mulanya, Delvin berlari, hendak merebut bola dari kaki pemain Bali United Michael Orah. Namun, bola memantul ke arah Tupamahu.
Memikul tanggung jawab besar, Delvin kembali mengejar bola liar tersebut. Dan terjadi sentuhan ringan kepada Leo (sapaan Leonard Tupamahu). Sayang, respons negatif diberikan bek veteran asal Maluku tersebut. Tangannya mengayunkan ke arah kepala Delvin. Sontak, Delvin terkapar dan mengerang kesakitan.
Insiden ini memantik perhatian wasit Arief Syaifudin dari Batang. Tupamahu seketika diganjar kartu kuning. “Kondisi pemain bagus semua. Termasuk Delvin. Tidak ada yang cedera,” ungkap dokter tim Persis Solo dr Iwan Wahyu Utomo kepada Jawa Pos Radar Solo usai laga.
Media Officer Persis Solo Bryan Barcelona mengaku, ketegangan tidak sampai melebar di luar lapangan. “Kami sudah berkoordinasi dengan Bali United. Yang bersangkutan (Leo) sudah minta maaf dengan Delvin dan tim Persis secara personal. Kami menyayangkan karena tajuknya friendly, tapi insiden ini harus terjadi,” bebernya.
Belum cukup, ketegangan lainnya kerap terjadi sepanjang laga. Salah satunya melibatkan pemain anyar Persis Sandi Sute. Dia terpaksa diganjar kartu kuning karena pelanggaran keras terhadap Fahmi al Ayyubi di menit ke-47. (nik/fer/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra