Kendati demikian, perubahan jadwal tidak terlalu lama. Diperkirakan turnamen pramusim yang diikuti delapan klub dari Liga 1 dan Liga 2 tersebut bakal digeber 29 Juni hingga 4 Juli.
“Sudah kami infokan ke semua peserta waktu meeting, kemarin. Semoga mundur seminggu ini tidak bertabrakan dengan jadwal-jadwal lain,” ungkap Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin.
Meski kickoff turnamen yang dihelat di Stadion Manahan ini mundur, Gibran memastikan delapan kontestan tidak berubah. Semuanya menyatakan siap ambil bagian.
“Bali United akan berlaga di Piala AFC. Monggo, keputusannya Bali United seperti apa? Kalau misal jadwalnya bertabrakan, ya nanti kami carikan tim pengganti. Dan itu tidak masalah,” imbuh Gibran.
Sejatinya, gelaran Piala Walikota Solo sudah mulai tancap gas. Bahkan, kubu Bali United sudah stay di Kota Bengawan. Gibran memastikan, Kota Solo aman.
“Mereka (pemain) tidak ada aktivitas jalan-jalan, piknik, dan tujuannya ke sini hanya main bola. Tapi, ya sudah. Karena keadaannya seperti ini, kami mengikuti instruksi dari pak gubernur dan pak kapolda,” papar putra sulung Presiden Joko Widodo ini.
Gibran sekali lagi menekankan, kendati Solo aman, namun masyarakat jangan sampai lengah. Tidak boleh abai dan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat pencegahan penyebaran Covid-19.
Sementara itu, ketua Organizing Committee (OC) Piala Walikota Solo 2021 Cahyadi menambahkan, pihaknya mengikuti arahan untuk menunda jadwal pertandingan. “Kami langsung bergerak cepat untuk menggelar pertemuan dengan seluruh perwakilan klub. Bersyukur langsung disambut positif oleh mereka. Semua menyatakan tetap berpartisipasi dan mendukung seluruh keputusan ini,” ujarnya.
Sebagai catatan, delapan klub Liga 1 dan Liga 2 bakal bertarung dalam Piala Walikota Solo 2021. Mulai dari Persib Bandung, Arema FC, Bhayangkara FC Solo, dan Bali United FC yang bermukim di Liga 1. Sedangkan empat klub lainnya dari Liga 2. Yakni Rans Cilegon FC, Dewa United, AHHA PS Pati FC, dan tuan rumah Persis Solo. (nik/fer/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra